Wujudkan Keinginan Istri di Ulang Tahun, Menko Luhut: Saya ingin Berhenti dari Pekerjaan

azhfar muhammad ยท Sabtu, 16 Oktober 2021 - 11:00:00 WIB
Wujudkan Keinginan Istri di Ulang Tahun, Menko Luhut: Saya ingin Berhenti dari Pekerjaan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Investasi, Luhut Bi9nsar Pandjaitan, bersama istrinya, Devi Pandjaitan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan ingin beristirahat dari pekerjaaannya. Hal itu, dilakukan Menko Luhut untuk mewujudkan harapan istrinya, Devi Pandjaitan, yang hari ini, Sabtu (16/10/2021), berulang tahun ke-72. 

Menurut Menko Luhut, berhenti dari pekerjaan adalah tidak lagi bekerja setelah masa tugasnya saat ini berakhir, dan tidak akan maju sebagai calon presiden (capres) pada Pilples 2024 sebagaimana diwacanakan sejumlah pihak.

“Maka dari itu, keinginan saya hari ini tidaklah muluk-muluk, hanya ingin mewujudkan harapannya (Devi Pandjaitan, Red), yaitu saya ingin beristirahat dari pekerjaan untuk kemudian membangun cita-cita bersama kami sejak dulu,” tulis Luhut Binsar Pandjaitan dalam akun Instagram pribadinya, Sabtu (16/10/2021). 

Adapun Menko Luhut menyebut cita-cita yang ingin dilakoni dan diwujudkan bersama sang istri adalah mengembangkan yayasan DEL, yakni "rumah bagi anak-anak” di Tanah Toba, hingga menjadi yang terbaik di Indonesia. 

Dia mengungkapkan, Devi Pandjaitan adalah sosok seorang istri yang takut akan Tuhan. Hal itu dinilai Menko Luhut sebagai berkat yang luar biasa. Hal itu pula yang dirasakan oleh Luhut sejak pertama kali mengucapkan ikrar suci di altar pernikahan bersama Devi Pandjaitan. 

Tak hanya itu, Menko Luhut juga mengungkapkan bahwa Devi Pandjaitan tidak hanya bertindak sebagai seorang istri, tapi menjadi teman hidup terbaik baginya. 

“Saat istri saya Devi Pandjaitan Br Simatupang berusia 72 tahun. Biasanya setiap hari ulang tahunnya tiba, kami merayakan bersama anak dan cucu di rumah. Namun karena panggilan tugas ke luar negeri, saya hanya mengucapkan selamat ulang tahun saja kepadanya, Selamat Ulang Tahun Istriku. More than a wife in you, I have found a friend for life,” tutur Menko Luhut.

Dia mengaku, sang istri telah banyak memberinya inspirasi dalam hidup lewat obrolan dan diskusi yang biasanya dilakukan setiap pagi, hanya untuk bertukar pikiran membicarakan banyak hal. 

“Karena memang lahir dari keluarga yang punya latar belakang intelektual, seringkali saya diberi masukan seperti misal saat saya tampil di media. Tak jarang juga kami berbeda pendapat, namun tetap respect yang kami kedepankan,” ungkap Menko Luhut. 

Tahun ini, lanjutnya, usia pernikahan mereka mencapai tahun emas (50 tahun). Pasang surut kehidupan telah dilalui bersama-sama dan sang istri senantiasa menghibur, mendoakan, dan ada di sisinya, baik saat saya terpuruk maupun saat berhasil.

Menko Luhut kemudian mengungkapkan satu pesan dari istrinya yang tetap dipegangnya selama menjalankan tugas sebagai Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, maupun merangkap 5 jabatan lainnya yang dipercayakan Presiden Joko Widodo.

Menurut istrinya, cita-cita boleh Tuhan letakkan di hati mereka, boleh juga dilaksanakan oleh tim yang hebat. Tapi semua rencana dan cita-cita hanya terjadi karena anugerah Tuhan. Maka dari itu tidak boleh ada yang menyombongkan diri. 

“Seringkali saya membatin dalam hati, mungkin kalau saat ini tidak ada dia di sisi saya, saya tidak mungkin mencapai posisi seperti ini dalam hidup. Agaknya saya setuju dengan pepatah yang menyebutkan bahwa Behind of the successfull man, there is a great women,” kata Menko Luhut.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: