Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Team KSEI Rebut Signature Trophy
Advertisement . Scroll to see content

Xpander Laku Keras, Mitsubishi Akan Tambah Investasi di Indonesia

Kamis, 04 Oktober 2018 - 14:05:00 WIB
Xpander Laku Keras, Mitsubishi Akan Tambah Investasi di Indonesia
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) saat bertemu dengan CEO Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Osamu Masuko (kiri) di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (3/10/2018). (Foto: Kemenperin)
Advertisement . Scroll to see content

Menperin menyebut, industri otomotif merupakan satu dari lima sektor manufaktur yang diprioritaskan dalam Making Indonesia 4.0. Menurutnya, sektor ini menyumbang 10,16 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional tahun lalu dengan jumlah serapan tenaga kerja langsung mencapai 350 ribu orang dan tidak langsung 1,2 juta orang.

CEO Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Osamu Masuko mengatakan, Indonesia adalah negara tujuan utama investasi dan menjadi pasar penting untuk penjualan perusahaan.

“Dengan mengembangkan bisnis di Indonesia, MMC berkomitmen untuk memberikan kontribusi signifikan secara berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” tuturnya.

Masuko menyebut, Indonesia bersama dengan Thailand dan Jepang menjadi pusat produksi Mitsubishi sebelum diekspor ke seluruh dunia. Saat ini, kata, produk unggalan Mitsubishi yaitu Xpander telah dikirim dari Indonesia ke berbagai negara seperti Vietnam, Filipina, Thailand, dan Bolivia. "Dan ini akan dilanjutkan ke negara-negara lain," ucapnya.

Dia menambahkan, pabrik Mitsubshi di Bekasi akan ditingkatkan kapasitas produksinya dari 160 ribu unit menjadi 220 ribu unit per tahun. Peningkatan ini membuat kapasitas produksi Xpander naik dari 115 ribu unit menjadi 160 ribu unit per tahun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut