Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mandiri Berbagi ke Seantero Negeri
Advertisement . Scroll to see content

Yuk, Kepoin Para Pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2022!

Selasa, 03 Januari 2023 - 15:00:00 WIB
Yuk, Kepoin Para Pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2022!
WMM merupakan wujud konsistensi Bank Mandiri untuk mendukung para pengusaha muda Indonesia. (Foto: MPI/ Aldhi Chandra Setiawan)
Advertisement . Scroll to see content

Nah, buat kamu yang ingin lebih mengenal keempat finalis WMM 2022, yuk langsung saja kepoin:

Indra Purwidiyanto, Juara Capital Champion Targetkan Ekspor Naruna Keramik di 25 Negara

The Boss menobatkan Indra Purwidiyanto (Naruna, kategori Kreatif) sebagai Capital Champion 2022 (Foto: MPI/Aldhi Chandra Setiawan)
The Boss menobatkan Indra Purwidiyanto (Naruna, kategori Kreatif) sebagai Capital Champion 2022 (Foto: MPI/Aldhi Chandra Setiawan)

Meraih gelar juara atau Capital Champion Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2022, tak pernah terbayangkan oleh Indra Purwidiyanto. Dia menyadari persaingan antarpeserta sejak babak awal dalam ajang yang dipelopori Bank Mandiri ini sangatlah ketat. Keberhasilan lelaki asal Salatiga, Jawa Tengah, dalam meraih Capital Champion WMM 2022 tak terlepas dari kreativitas dan inovasinya dalam mengembangkan usaha Naruna Keramik. 

Naruna Keramik merupakan usaha di bidang kriya keramik yang memproduksi keramik dari bahan material 100 persen lokal dengan desain khas Indonesia. “Alhamdulillah banget, terima kasih Tuhan, keluarga, teman, family Naruna. Nggak nyangka sih bisa sampai ke tahap ini. Peserta WMM ini hebat-hebat, keren-keren. Kita sebenarnya sudah gak kayak kompetisi, kayak keluarga. Jadi, ini kemenangan bukan hanya buat saya, tapi buat semuanya,” katanya.

Indra  memulai usaha keramik khas Indonesia dengan fasilitas dan bujet minim pada 2018 silam. Saat itu, untuk menjalankan bisnisnya, dia harus “ngantor” di warung yang menyediakan WiFi gratis. Bahkan untuk memproduksi keramik khas Indonesia-nya, Indra harus menyewa kos-kosan yang memiliki lahan kosong.

Keterbatasan fasilitas dan bujet ternyata tidak merontokkan semangat Indra untuk terus memproduksi keramik khas Indonesia. “Kita buat tempat produksi, terus setelah itu kita sampai saat ini masih nyewa di lapangan besar. Jadi, sebenarnya kalau orang bilang kita sudah hebat, sudah besar sudah ekspor ke luar negeri, tapi sebenarnya kita sama start mulai dari itu,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut