Di APEC, China Tekankan Kerjasama Internasional & Keterbukaan Ekonomi

Isna Rifka Sri Rahayu · Sabtu, 11 November 2017 - 15:11:00 WIB
Di APEC, China Tekankan Kerjasama Internasional & Keterbukaan Ekonomi
Presiden China Xi Jinping tekankan pentingnya kerja sama internasional di bidang ekonomi (Foto: AFP)

DANANG, iNews.id - Presiden China  Xi Jinping mengedepankan poin kerja sama internasional dan keterbukaan ekonomi di KTT APEC 2017 di Danang, Vietnam. Pada tahun lalu, dia juga menyampaikan bahwa China merupakan pemegang bendera perdagangan bebas. 

Xi menyampaikan pidatonya setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pandangannya.
Trump menyerukan keterbukaan ekonomi, tapi mengecam negara-negara yang menyalahgunakan perdagangan sehingga menyebabkan ketidakseimbangan.

Dia dipuji banyak kalangan karena dianggap berhasil mengoneksikan dunia. "Beberapa dekade terakhir, globalisasi ekonomi berkontribusi secara signifikan pada pertumbuhan global. Memang ini telah menjadi tren sejarah yang tidak dapat diubah," kata Xi, mengutip CNBC, Sabtu (11/11/2017).

"Mengikuti arus globalisasi ekonomi, kita seharusnya membuat lebih terbuka, lebih inklusif, lebih seimbang, lebih adil, dan lebih bermanfaat untuk semua," tambah Xi.

Masih dalam pidatonya, Xi mengatakan sistem perdagangan multilateral harus ditingkatkan dan menekankan pertumbuhan bersama melalui konsultasi dan kolaborasi. "Kita harus melanjutkan memelihara ekonomi terbuka yang menguntungkan semua. Keterbukaan membawa kemajuan, sementara pengasingan diri akan tertinggal di belakang," ungkapnya.

Pidato Xi disampaikan setelah pada Jumat pekan lalu China mengumumkan akan lebih terbuka dalam sektor keuangan. Wakil Menteri Keuangan mengatakan China akan menghapus batasan kepemilikan di banyak sektor finansial setelah tiga tahun.

"China tidak akan melambatkan langkah dalam membuka diiri. Kami akan bekerja sama dengan negara lain untuk menciptakan pendorong baru pembangunan melalui peluncuran Inisiatif 'Belt and Road',” ungkap Xi.

Hal tersebut juga merujuk pada rencana besar China menghubungkan Asia, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, dengan logistik dan jaringan tranportasi luas.

APEC berfokus pada wilayah perdagangan sesuai kesepakatan Kerjasama Trans Pasifik (TPP). Para ahli mengatakan langkah tersebut mengingatkan pentingnya kesepakatan perdagangan regional lainnya, seperti Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) yang dipelopori oleh China, tidak termasuk AS.

Selama pidatonya, Xi mengatakan China akan mengakhiri pembicaraan pakta perdagangan RCEP dengan cepat. Dia juga mengatakan akan melihat ke depan untuk kemajuan Kawasan Perdagangan Bebas Asia-Pasifik, perjanjian ekonomi 21 negara anggota APEC.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda