Dolar Melemah Menyusul Isu Penundaan Penerapan Reformasi Pajak AS

Ranto Rajagukguk ยท Kamis, 09 November 2017 - 10:09:00 WIB
Dolar Melemah Menyusul Isu Penundaan Penerapan Reformasi Pajak AS
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) jatuh terhadap sebagian besar mata uang utama karena investor khawatir tentang kemungkinan penundaan rencana reformasi pajak AS.

Mengutip Xinhua, Kamis (9/11/2017), media melaporkan bahwa para pemimpin Senat Republik sedang mempertimbangkan penundaan satu tahun dalam pelaksanaan pemotongan pajak perusahaan besar untuk mematuhi peraturan.

Anggota Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat AS pekan lalu mengumumkan RUU yang telah lama dinanti untuk merombak kode pajak AS dalam beberapa dasawarsa dengan mengurangi secara signifikan pajak penghasilan individual dan perusahaan.

Ini akan mengurangi jumlah pajak pendapatan pribadi dari tujuh menjadi empat, sekaligus mempertahankan tingkat pajak penghasilan individual tertinggi sebesar 39,6%. Ini juga akan memotong tarif pajak penghasilan badan menjadi 20% dari 35%.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,01% ke 94,903 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1592 dolar AS dari 1,1583 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3107 dolar AS dari 1,3155 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7677 dolar AS dari 0,7639 dolar AS.

Dolar membeli 113,78 yen Jepang, lebih rendah dari 113,91 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1.0004 franc Swiss dari 1.0002 franc Swiss, dan turun menjadi 1.2731 dolar Kanada dari 1.2786 dolar Kanada.

Editor : Ranto Rajagukguk

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda