Kekhawatiran Geopolitik Timur Tengah, Harga Minyak Rebound

Ranto Rajagukguk ยท Jumat, 10 November 2017 - 08:38:00 WIB
Kekhawatiran Geopolitik Timur Tengah, Harga Minyak Rebound
Ilustrasi (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Harga minyak naik di tengah kekhawatiran geopolitik tentang tindakan keras anti-korupsi di Arab Saudi.

Mengutip Xinhua, Jumat (10/11/2017), Arab Saudi mengumumkan pada hari Kamis 9 November 2017 bahwa tujuh orang dari total 208 orang yang ditahan karena tuduhan korupsi telah dibebaskan, demikian dilaporkan berita Al Arabiya.

Jaksa Agung Sheikh Saud Al Moaajeb mengungkapkan pembebasan tersebut dalam sebuah pernyataan untuk menyoroti perkembangan terakhir terkait tindakan yang diprakarsai oleh Komisi Tinggi Anti Korupsi yang baru-baru ini dilembagakan.

Arab Saudi pada hari Kamis juga memperingatkan warganya agar tidak melakukan perjalanan ke Libanon dan meminta mereka yang berada di negara itu untuk pergi sesegera mungkin. Analis mengatakan hal itu menyoroti meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Sementara itu, dolar yang lemah juga memicu reli minyak pada hari Kamis. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,44% pada 94,451 pada akhir perdagangan.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember naik 0,36 dolar AS menetap di 57,17 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara, minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari naik 0,44 dolar AS menjadi ditutup pada 63,93 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Editor : Ranto Rajagukguk

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda