3 Tips MotionTrade Hadapi Penurunan Nilai Portofolio Reksa Dana

MNC Media · Kamis, 17 November 2022 - 14:39:00 WIB
3 Tips MotionTrade Hadapi Penurunan Nilai Portofolio Reksa Dana
MotionTrade memberikan tips menghadapi penurunan nilai portofolio reksa dana. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id -  Risiko penurunan nilai portofolio akan selalu membayangi investor, baik yang berinvestasi di saham, logam mulia, pasar uang, maupun reksa dana. Terkait dengan itu, MNC Sekuritas yang merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) memberikan tips menghadapi penurunan nilai portofolio khususnya reksa dana.

Seperti diketahui, MNC Sekuritas yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan bukan hanya menyediakan layanan investasi saham, tetapi juga produk reksa dana yang dapat dijadikan sebagai alternatif investor untuk berinvestasi.

Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam berinvestasi, risiko penurunan nilai portofolio selalu membayangi investor. Oleh sebab itu, investor khususnya yang pemula harus memiliki strategi dan komitmen yang kuat untuk menghadapi tekanan pasar, sehingga tidak mudah cemas dan khawatir.

Berikut 3 tips MotionTrade yang dapat Anda terapkan untuk menghadapi penurunan nilai portofolio reksa dana:

1. Kesempatan untuk Top Up Dana

Ketika kondisi pasar sedang turun, Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan (NAB/UP) atau harga reksa dana juga turun. Saat itulah Anda bisa memanfaatkan keadaan untuk membeli atau menambah (top up) reksa dana dengan harga beli/ subscription yang lebih murah. Apabila kondisi sudah membaik, maka nilai investasi reksa dana Anda akan meningkat. 

2. Mengalihkan Sebagian ke Produk yang Lebih Stabil

Apabila Anda menginvestasikan dana ke reksa dana saham, Anda bisa mencoba untuk mengalihkan sebagian portofolio Anda ke jenis reksa dana yang memiliki pergerakan lebih stabil seperti reksa dana pasar uang. Walaupun nilai portofolio reksa dana yang dimiliki berkurang, setidaknya nilai investasi Anda tidak berkurang terlalu dalam.

3. Tunda Mencairkan Dana di Masa Awal

Tentunya Anda ingin mendapatkan imbal balik yang maksimal dari investasi reksa dana. Apabila Anda memilih reksa dana sebagai instrumen investasi, Anda perlu berinvestasi dengan perencanaan jangka panjang (di atas 5 tahun). 

Apabila portofolio Anda turun, Anda tidak perlu mencairkan (redeem) investasi reksa dana Anda dalam waktu yang singkat karena nilai yang tertera dalam portofolio masih dalam bentuk unrealized loss atau kerugian yang belum terealisasi, sehingga masih berpotensi naik jika Anda menahannya. Jadi jika Anda mencairkan saat posisinya sedang turun, kerugian Anda terealisasi (realized loss). 

Hal penting yang perlu Anda ingat adalah setiap investasi menawarkan keuntungan dan risiko. Investor yang bijak mampu mengelola risiko yang ada dan memaksimalkan keuntungan dengan menerapkan strategi investasi yang matang. 

Nikmati layanan investasi saham dan reksa dana dari #MNCSekuritas dengan segera mengunduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience. Aplikasi MotionTrade dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple AppStore dengan link unduh onelink.to/motiontrade

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda