Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026
Advertisement . Scroll to see content

6 Cara untuk Hindari Investasi Bodong dan Ilegal, Pastikan Tujuan hingga Teliti Rekam Jejak Perusahaan

Kamis, 03 Maret 2022 - 22:38:00 WIB
6 Cara untuk Hindari Investasi Bodong dan Ilegal, Pastikan Tujuan hingga Teliti Rekam Jejak Perusahaan
Investasi saat ini tengah marak dilakukan masyarakat. Namun, tidak sedikit investor yang justru mengalami kerugian karena terkena investasi bodong. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

3. Hati-hati dengan Penawaran yang Tidak Diminta

Selain itu, masyarakat atau calon investor perlu berhati-hati saat menerima tawaran secara tiba-tiba untuk berinvestasi di perusahaan yang terkesan memiliki banyak investor berhasil. Namun, ketika dicari informasi mengenai perusahaan tersebut, malah tidak ada informasi yang jelas dan valid mengenai rekap keuangan investasi perusahaan. 

Dengan kondisi seperti ini, jika terjadi kesalahan dalam berinvestasi, maka akan sulit mengetahui apa yang sedang terjadi pada produk investasi.

4. Hindari Fear of Missing Out (FOMO)

Dalam berinvestasi, jangan hanya mengikuti apa kata orang lain. Calon investor yang ingin berinvestasi, harus memiliki tujuan yang jelas dan mempelajari produk serta perusahaan investasi. 

Hal itu agar tidak terjebak oleh tren investasi yang saat ini sedang ramai terjadi. Selain itu, jangan pernah memilih produk investasi hanya karena orang lain juga berinvestasi di sana.

5. Pelajari Cara Perusahaan Mengelola Dana Investasi

Investor perlu mempelajari bagaimana perusahaan mengelola dana investasinya. Biasanya dana dari pembelian produk investasi itu akan dikelola oleh manajer investasi. Apabila pihak perusahaan sering menutupi dan menjawab berbelit-belit, sebaiknya para investor perlu mencurigainya.

6. Teliti Rekam Jejak Perusahaan

Pahami rekam jejak perusahaan atau produk sebelum berinvestasi. Lihat rekap laporan keuangan perusahaan pada sistem pengarsipan. Sebagai contoh, bisa melihat grafik naik dan turun harga saham di reksa dana. 

Bisa juga untuk melihat testimonial investor yang sudah lebih dulu berinvestasi di sana. Hal ini tak hanya untuk menghindari investasi ilegal, namun juga bisa meminimalisir risiko kerugian karena salah memiliki produk investasi.

Baca pembahasan mengenai Tipu Muslihat Investasi Ilegal selengkapnya di IDXChannel.com melalui link berikut https://www.idxchannel.com/tag/Investasi-Ilegal.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut