Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MLA dan Aryaduta Medan Perkenalkan Hidangan Eksklusif Daging Sapi Australia Premium
Advertisement . Scroll to see content

Bagaimana Nilai Tukar Rupiah Memengaruhi Impor dan Ekspor Indonesia?

Senin, 26 Januari 2026 - 15:18:00 WIB
Bagaimana Nilai Tukar Rupiah Memengaruhi Impor dan Ekspor Indonesia?
ilustrasi Rupiah. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, hubungan antara nilai tukar dan perdagangan tidak selalu berjalan secara langsung. Harga komoditas global, permintaan dunia, dan gangguan rantai pasok internasional juga berperan besar.

Karena sebagian besar ekspor Indonesia berupa komoditas primer yang diperdagangkan dalam Dolar AS, perubahan nilai tukar Rupiah sering kali berinteraksi dengan pergerakan harga global, bukan berdiri sendiri sebagai faktor tunggal.

Dalam kondisi fluktuasi nilai tukar yang tinggi, pelaku usaha biasanya menerapkan strategi lindung nilai untuk mengelola risiko. Langkah ini penting bagi perusahaan dengan pendapatan dan kewajiban dalam berbagai mata uang.

Di sisi kebijakan, pemerintah dan Bank Indonesia juga aktif melakukan stabilisasi pasar valuta asing guna mencegah volatilitas yang berlebihan, karena pergerakan nilai tukar yang ekstrem dapat mengganggu perencanaan bisnis dan investasi jangka panjang.

Dampak nilai tukar tidak berhenti pada perdagangan barang saja, tetapi juga menjalar ke inflasi, suku bunga, dan arus modal. Pelemahan Rupiah yang tajam dapat meningkatkan tekanan inflasi dari sisi impor, mendorong penyesuaian kebijakan moneter.

Suku bunga yang lebih tinggi berpotensi menarik modal asing dan menopang nilai tukar, namun juga membawa konsekuensi terhadap biaya pembiayaan dan pertumbuhan ekonomi domestik.

Editor: Rizqa Leony Putri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut