Bank Sentral Larang Deutsche Bank hingga Citigroup Trading Dolar Taiwan
TAIPEI, iNews.id - Bank sentral Taiwan menghukum Deutsche Bank, Citigroup, ING, dan ANZ terkait dugaan spekulasi mata uang. Keempat bank tersebut dilarang melakukan transaksi derivarif valas terhadap dolar Taiwan untuk sementara waktu.
Nilai kurs dolar Taiwan terhadap dolar AS saat ini menyentuh level tertinggi dalam 23 tahun terakhir. Bank sentral khawatir bank-bank asing itu membantu beberapa perusahaan agribisnis lewat skema delivery forward, sehingga memengaruhi stabilitas pasar valas Taiwan.
Dikutip dari Reuters, Minggu (7/2/2021), bank sentral telah mengirimkan surat sanksi itu terhadap Deutsche Bank, CitigroupInc, ING, dan ANZ. Deutsche Bank cabang Taipei dihukum tak boleh trading selama dua tahun.
Sementara ING dan ANZ Taipei tidak boleh betransaksi lewat deliverable dan non-deliverable forward untuk sembilan bulan. Adapun sanksi untuk Citi Taipei lebih ringan yakni dilarang bertransaksi lewat deliverable forward selama dua bulan.
Citi menolak berkomentar atas sanksi tersebut. Begitu juga dengan ketiga bank lainnya. Hukuman tersebut berlaku mulai Senin (8/1/2021) waktu setempat.
Kepala Departemen Valas Bank Sentral Taiwan, Eugene Tsai mengatakan, sanksi yang diberikan terhadap Deutsche Bank berarti bank itu tidak diizinkan untuk melakukan perdagangan opsi atau swap valas.
Pada bulan lalu, bank sentral Taiwan menggelar penyelidikan terhadap kasus tersebut yang melibatkan delapan perusahaan agribisnis.
Editor: Rahmat Fiansyah