Belajar dari Jiwasraya, KAP Diimbau Lapor saat Temukan Dugaan Rekayasa Keuangan

Aditya Pratama ยท Senin, 13 Januari 2020 - 22:32 WIB
Belajar dari Jiwasraya, KAP Diimbau Lapor saat Temukan Dugaan Rekayasa Keuangan

Ketua Umum Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) Tarkosunaryo (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo (kiri). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id - Kasus yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya (Persero) memberi pelajaran bagi kantor akuntan publik (KAP). Hal Ini terkait dengan dugaan rekayasa keuangan yang dilakukan oleh perusahaan asuransi pelat merah tersebut.

Ketua Umum Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) Tarkosunaryo mengaku tengah mendorong adanya aturan bagi anggota IAPI untuk wajib lapor jika menemukan pelanggaran dari sisi keuangan.

"Salah satu hal yang sedang didorong untuk diterapkan adalah adanya kewajiban untuk melaporkan kepada pihak-pihak berwenang ketika anggota IAPI menemukan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan," ujar Tarko di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Dia menyebut, kewajiban itu nantinya berlaku untuk KAP dan akuntan individu (certified public accountant/CAP) yang menjadi anggota IAPI.

IAPI, kata Tarko, berkomitmen meningkatkan kredibilitas dan kualitas akuntan publik di Indonesia. Selain bersinergi dengan Kementerian Keuangan, IAPI saat ini tengah menyusun kode etik baru yang disesuaikan dengan standar internasional.

Tarko meminta kepada anggota IAPI untuk mengedepankan skeptisisme saat mengaudit laporan keuangan. Selain itu, independensi dan integritas akuntan publik juga diperlukan.

Namun, menurut dia, upaya peningkatan kualitas akuntan publik perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas sistem tata kelola laporan keuangan oleh perusahaan. Dia mengimbau seluruh pihak mulai dari dewan komisaris hingga pemegang saham untuk ikut mengawasi laporan keuangan.

Editor : Rahmat Fiansyah