Black Diamond Tawarkan Harga IPO Rp100-130 per Saham, Incar Dana Rp227,5 Miliar

Cahya Puteri Abdi Rabbi ยท Minggu, 14 Agustus 2022 - 11:52:00 WIB
Black Diamond Tawarkan Harga IPO Rp100-130 per Saham, Incar Dana Rp227,5 Miliar
Black Diamond tawarkan harga IPO Rp100-130 per saham, incar dana Rp227,5 miliar

JAKARTA, iNews.id - Black Diamond Resources akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan pertambangan batu bara ini menawarkan 1,75 miliar saham atau setara 25,93 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), perseroan menawarkan harga Rp100 hingga Rp130 per saham. Dengan harga pelaksanaan tersebut, dana segar ditargetkan mencapai Rp227,5 miliar.

Adapun dana hasil IPO akan digunakan sebesar Rp40 miliar untuk disalurkan kepada entitas anak, yaitu PT Dayak Membangun Pratama (DMP) dan akan digunakan untuk keperluan belanja modal oleh DMP. 

Rinciannya, Rp30,88 miliar disalurkan kepada DMP dan akan dipergunakan untuk membayar utang lain-lain DMP kepada kontraktor PT Heral Eranio Jaya dan CV Putra Jaya atas pekerjaan pembangunan infrastruktur jalan. Sedangkan Rp9,11 miliar digunakan untuk pembangunan mess karyawan dan workshop DMP.

Sebagai informasi, DMP merupakan entitas anak perseroan yang menjalankan kegiatan usaha pertambangan batu baru yang mencakup usaha operasi pertambangan, pengeboran berbagai kualitas batu bara seperti atrasit, bituminous dan subituminous baik pertambangan di permukaan tanah atau bawah tanah, termasuk pertambangan dengan cara pencairan (liquefication).

Sisanya akan disalurkan kepada DMP dan digunakan untuk modal kerja antara lain, untuk membayar vendors dan suppliers DMP, untuk membayar biaya para kontraktor tambang, untuk pembelian bahan bakar, untuk perbaikan dan peningkatan kualitas jalan tambang dan digunakan untuk pembelian peralatan kantor, gaji karyawan, dan lain-lain

Adapun, transaksi akan dilakukan dalam dua tahapan, yakni tahap pertama adalah penyaluran dana hasil IPO kepada DMP. Selanjuthnya, transaksi tahap kedua adalah antara DMP dengan kontraktor atau supplier pihak ketiga yang bukan merupakan pihak terafiliasi dari perseroan.

Perseroan dijadwalkan akan tercatat di BEI dengan kode COAL pada 7 September 2022 mendatang. Adapun, periode penawaran umum akan berlangsung pada 31 Agustus hingga 5 September 2022.  

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda