BNI Revisi Target Pertumbuhan Kredit Jadi 5-7 Persen

Oktiani Endarwati ยท Senin, 16 Agustus 2021 - 15:22:00 WIB
 BNI Revisi Target Pertumbuhan Kredit Jadi 5-7 Persen
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI merevisi target pertumbuhan kredit menjadi 5-7 persen pada tahun ini. (Foto: istimewa) . (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk merevisi target pertumbuhan kredit dari semula 6-9 persen menjadi 5-7 persen pada 2021. Hal itu, sejalan dengan revisi pertumbuhan kredit oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, mengatakan hingga Juni 2021 pertumbuhan kredit BNI sudah mencapai 4,5 persen. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan kredit pada industri yang hanya tumbuh 0,4 persen.

"Kami melihat ada beberapa faktor meskipun kami yakin di semester kedua tahun ini masih ada ruang untuk bertumbuh. Dalam penyampaian ke OJK, kami sudah menyampaikan revisi dari target kami 6-9 persen, sudah kami koreksi menjadi 5-7 persen untuk ekspansi ke depan. Tentunya ekspansi yang prudent dan berkualitas," ujar Royke, dalam konferensi pers, Senin (16/8/2021).

Terkait Dana Pihak Ketiga (DPK), Royke menjelaskan, BNI memperkirakan akan pertumbuhannya pada kisaran low to mid single digit yang didukung oleh pertumbuhan CASA yang kuat.

"CASA mudah-mudahan bisa dijaga di level kisaran 65-68 persen walaupun sekarang sudah 69 persen melalui peningkatan fitur-fitur di BNI mobile banking maupun e-channel lainnya sebagai driver pertumbuhan dana murah," kata Royke.

Dari sisi laba, lanjutnya, BNI tetap optimistis target laba sekitar Rp9 triliun hingga Rp9,5 triliun bisa tercapai di akhir tahun. 

"Saat ini tetap on the track seperti sebelum pandemi. Target NPL tahun ini juga di bawah 4 persen dengan coverage ratio yang cukup," ungkap Royke. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: