BRI Ungkap Layanan Laku Pandai Kurang Maksimal, Ini Penyebabnya
JAKARTA, iNews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), salah satu perbankan yang ikut mendukung program Layanan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai), kini telah memiliki 216 ribu agen yang tersebar di banyak wilayah. Namun, agen sebanyak itu diakui masih belum maksimal pelayanannya.
Kepala Divisi Jaringan Mikro BRI, Bakri mengatakan, ada beberapa hambatan yang membuat perseroan sulit memberikan pelayanan maksimal. Salah satunya adalah struktur organisasi agen yang baru hadir sekitar 3/4 bulan yang lalu. Meski organisasi dalam beberapa tahun sudah terbentuk, namun jumlah anggota dan pembinanya masih minim.
"Kita akui, agen kita belum maksimal. Dulu memang sudah dibentuk organisasinya, tapi baru 10 orang anggotanya. Tapi, kita berupaya untuk membenahinya," ucap Bakri dalam workshop Laku Pandai di Grand Hyatt Hotel Jakarta, Selasa (5/12/2017).
Selain itu, masalah teknologi dan kurangnya kampanye program tersebut juga menjadi penyebab pelayanan menjadi tidak maksimal. Dia berharap program Laku Pandai terus tumbuh dengan didukung teknologi yang kini sudah mulai berkembang.
Dia menbambahkan, saat ini, jaringan teknologi tengah dibangun di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Sembari terus mengkampanyekan program, diharapkan Laku Pandai bisa tersebar dan bermanfaat bagi masyarakat.