Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BRI Resmi Gandeng Barcelona hingga 2027, 29 Juta Fans Indonesia Jadi Kunci Kerja Sama Raksasa
Advertisement . Scroll to see content

BRI Ungkap Layanan Laku Pandai Kurang Maksimal, Ini Penyebabnya

Selasa, 05 Desember 2017 - 13:25:00 WIB
BRI Ungkap Layanan Laku Pandai Kurang Maksimal, Ini Penyebabnya
Workshop Laku Pandai dengan tema Pengembangan Model Bisnis Agen Bank yang Berkelanjutan di Grand Hyatt Hotel Jakarta (Foto: iNews.id/Ade)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), salah satu perbankan yang ikut mendukung program Layanan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai), kini telah memiliki 216 ribu agen yang tersebar di banyak wilayah. Namun, agen sebanyak itu diakui masih belum maksimal pelayanannya.

Kepala Divisi Jaringan Mikro BRI, Bakri mengatakan, ada beberapa hambatan yang membuat perseroan sulit memberikan pelayanan maksimal. Salah satunya adalah struktur organisasi agen yang baru hadir sekitar 3/4 bulan yang lalu. Meski organisasi dalam beberapa tahun sudah terbentuk, namun jumlah anggota dan pembinanya masih minim.

"Kita akui, agen kita belum maksimal. Dulu memang sudah dibentuk organisasinya, tapi baru 10 orang anggotanya. Tapi, kita berupaya untuk membenahinya," ucap Bakri dalam workshop Laku Pandai di Grand Hyatt Hotel Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Selain itu, masalah teknologi dan kurangnya kampanye program tersebut juga menjadi penyebab pelayanan menjadi tidak maksimal. Dia berharap program Laku Pandai terus tumbuh dengan didukung teknologi yang kini sudah mulai berkembang.

Dia menbambahkan, saat ini, jaringan teknologi tengah dibangun di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Sembari terus mengkampanyekan program, diharapkan Laku Pandai bisa tersebar dan bermanfaat bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut