Dibuka Melemah, IHSG Diprediksi Tutup Perdagangan Akhir Pekan di Zona Merah

Aditya Pratama · Jumat, 18 Juni 2021 - 09:38:00 WIB
 Dibuka Melemah, IHSG Diprediksi Tutup Perdagangan Akhir Pekan di Zona Merah
Ilustrasi IHSG.

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada pembukaan perdagangan hari ii, Jumat (18/6/2021). IHSG turun 6,83 poin atau 0,11 persen ke level 6.061.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, mengatakan, IHSG berpotensi menutup perdagangan akhir pekan ini di zona merah, dengan pergerakan di kisaran level 6.006-6.082.

Secara teknikal, lanjutnya, IHSG terkonfirmasi break out MA5 dan menutup gap yang terbentuk dipekan lalu. Adaapun saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal, antara lain ACES, ANTM, BBTN, BSDE, JSMR, LSIP, WIKA.

"Indikator stochastic dan RSI bergerak bearish momentum dan MACD terlihat divergence negatif dengan histogram memberikan signal pelemahan lanjutan diakhir pekan dengan support resistance 6.006-6.082," ujar Lanjar dalam risetnya, Jumat (18/6/2021).

Pada pembukaan perdagangan sesi I hari ini, sebanyak 158 saham langsung melemah, 125 saham menguat, dan 163 saham lainnya stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp549,6 miliar dari 1,1 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 3,46 poin atau 0,40 persen ke 874,04, indeks JII turun 1,41 poin atau 0,25 persen ke 557,90, indeks IDX30 turun 1,82 poin atau 0,39 persen ke 466,62, dan indeks MNC36 turun 1,24 poin atau 0,42 persen ke 292,02.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) naik Rp116 atau 24,47 persen ke Rp590, saham PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) naik Rp560 atau 22,67 persen ke Rp3.030, dan saham PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) naik Rp10 atau 13,89 persen ke Rp82.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Multipolar Tbk (MLPL) turun Rp50 atau 6,90 persen ke Rp675, saham PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) turun Rp6 atau 6,52 persen ke Rp86, dan saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp65 atau 6,34 persen ke Rp960.

Editor : Jeanny Aipassa