Erdogan Usir 10 Dubes Negara Barat, Lira Anjlok ke Rekor Terendah

Aditya Pratama · Senin, 25 Oktober 2021 - 08:10:00 WIB
Erdogan Usir 10 Dubes Negara Barat, Lira Anjlok ke Rekor Terendah
Erdogan usir 10 dubes negara Barat, Lira anjlok ke rekor terendah.

ISTANBUL, iNews.id - Lira Turki anjlok 1,6 persen ke rekor terendah terhadap dolar AS pada awal perdagangan di Asia setelah Presiden Turki Tayyip Erdogan mengusir duta besar (dubes) Amerika Serikat (AS) dan sembilan negara Barat lainnya.  

Mata uang Lira telah mencapai rekor terendah pada pekan lalu setelah bank sentral Turki (CBRT) memangkas suku bunganya sebesar 200 basis poin (bps), meskipun inflasi meningkat. Ini menjadi langkah mengejutkan, di mana para ekonom dan anggota parlemen oposisi menilai kebijakan itu sebagai hal yang sembrono.

Lira mencapai titik terendah sepanjang masa di 9,75 pada Minggu (24/10/2021) pukul 18.40 GMT, melemah dari penutupan Jumat (22/10/2021) di 9,595. Dua bankir mengaitkan pelemahan awal dengan komentar Erdogan pada Sabtu (23/10/2021). Lira telah turun nyaris 24 persen sepanjang tahun ini.

"Saya khawatir untuk pasar keuangan Turki pada Senin. Lira pasti akan berada di bawah tekanan jual yang ekstrem,” kata pengamat pasar veteran negara berkembang Tim Ash di BlueBay, dikutip dari Reuters, Senin (25/10/2021). 

Lebih lanjut Tim mengatakan, semua mengetahui Gubernur Bank Sentral Turki Sahap Kavcioglu tidak memiliki mandat untuk menaikkan suku bunga. Sehingga satu-satunya pertahanan adalah membelanjakan cadangan devisa yang tidak dimiliki CBRT.

Erdogan pada Sabtu lalu mengatakan kepada Kementerian Luar Negeri Turki untuk mengusir sejumlah duta besar karena menuntut pembebasan pengusaha dan dermawan Osman Kavala, yang telah ditahan di penjara selama empat tahun tanpa dinyatakan bersalah. Namun pada Minggu malam, tidak ada tanda-tanda bahwa kementerian luar negeri telah melaksanakan instruksi presiden, yang akan membuka keretakan terdalam dengan Barat dalam 19 tahun kekuasaan Erdogan.

Lawan politik Erdogan mengatakan, instruksinya untuk mengusir para duta besar sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari kesulitan ekonomi Turki. Sementara para diplomat berharap pengusiran itu bisa dihindari.

Adapun bank-bank pemerintah Turki diperkirakan akan memangkas biaya pinjaman sekitar 200 bps pada Senin setelah penurunan suku bunga bank sentral pada pekan lalu.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: