Gagal Bertahan di Level 5.000, IHSG Ditutup Naik Tipis ke 4.988

Aditya Pratama ยท Senin, 06 Juli 2020 - 16:05 WIB
Gagal Bertahan di Level 5.000, IHSG Ditutup Naik Tipis ke 4.988

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan, Senin (6/7/2020) dengan penguatan. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan, Senin (6/7/2020) dengan penguatan. Indeks yang sempat masuk ke level psikologis 5.000 ini berakhir naik tipis 15,02 poin atau 0,30 persen ke 4.988.

Dari 569 saham yang diperdagangkan, 226 saham di antaranya menguat, 185 melemah dan 158 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 602.330 kali dengan nilai transaksi Rp537,5 miliar dan 8,22 miliar lembar saham diperjualbelikan.

10 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas menguat, sementara dua di antaranya mencatatkan koreksi. Sektor properti memimpin pelemahan dengan turun 0,55 persen.

Kontributor utama yang menahan indeks tetap di zona hijau, yaitu sektor tambang yang naik 1,45 persen. Investor asing menutup perdagangan dengan aksi jual bersih (net sell) Rp537,5 miliar.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) naik Rp78 atau 24,53 persen ke Rp396, saham PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) naik Rp21 atau 24,42 persen ke Rp107, dan saham PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) naik Rp26 atau 20,80 persen ke Rp151.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) turun Rp4 atau 3,92 persen ke Rp98, saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) turun Rp20 atau 3,67 persen ke Rp525, dan saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Tbk (BJBR) turun Rp25 atau 2,96 persen ke Rp820.

Penguatan indeks tercermin dari kinerja di bursa saham asia. Pasar saham Cina daratan memimpin kenaikan regional dengan komposit Shanghai melonjak 5,71 persen ke 3.332,88 dan komponen Shenzhen  naik 4.089 persen.

Indeks Hang Seng Hong Kong juga naik 3,81 persen menjadi 26.339,16. Nikkei 225 di Jepang naik 1,83 persen menjadi 22.714,44 sementara indeks Topix menambahkan 1,6 persen ke 1.577,15. 

Kospi Korea Selatan naik 1,65 persen menjadi 2.187,93. Sementara itu, saham di Australia melawan tren dengan S & P/ASX 200 turun 0,71 persen menjadi 6.014,60. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia kecuali Jepang melonjak 1,75 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk