Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dirut Garuda Buka Suara soal Viral Kabar Awak Kabin Patah Tulang usai Pesawat Turbulensi
Advertisement . Scroll to see content

Garuda Bakal Pangkas Setengah Armada demi Bertahan dari Krisis Akibat Pandemi

Senin, 24 Mei 2021 - 08:42:00 WIB
Garuda Bakal Pangkas Setengah Armada demi Bertahan dari Krisis Akibat Pandemi
Pesawat Garuda Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, Garuda juga memiliki utang sekitar Rp70 triliun. Jumlah itu bertambah Rp1 triliun setiap bulannya karena melakukan penundaan pembayaran kepada pemasok. Perseroan memiliki arus kas dan ekuitas minus Rp41 triliun. 

"Kegagalan menjalankan program restrukturisasi bisa mengakibatkan perusahaan dihentikan secara mendadak," ujarnya. 

Kekhawatiran efek pandemi Covid-19 bertahan lebih lama dari perkiraan, sehingga memberi imbas pada bisnis dan aksi korporasi perusahaan. Harga sukuk Garuda senilai 500 juta dolar AS turun sekitar 7 sen seama sebulan terakhir menjadi 81. Sedangkan volume penumpang grup Garuda telah anjlok 66 persen tahun lalu. 

Garuda sebelumnya telah menawarkan program pensiun dini kepada karyawannya. Berdasarkan laporan, Garuda grup memiliki sekitar 15.368 karyawan dan mengoperasikan 210 pesawat pada September tahun lalu. Pada pertengahan 2020, Garuda merumahkan sekitar 825 karyawannya, yang didahului dengan memangkas gaji mereka. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut