Harga Minyak Dunia Dekati Level Tertingginya dalam 2 Tahun Terakhir
NEW YORK, iNews.id - Harga minyak mentah dunia terus merangkak naik dan mendekati level tertingginya dalam dua tahun terakhir usai kepatuhan Organization the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan Rusia yang menjaga kesapakatan untuk memangkas produksi.
Mengutip CNBC, Rabu (1/11/2017), kontrak berjangka Brent naik USD22 sen atau 0,36% dan ditutup ke USD61,16 per barel. Brent naik hampir 38% sejak posisi terendah pada Juni 2017 lalu.
Minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) berada pada USD54,65 per barel, naik USD27 sen atau 0,5%, dan mendekati level tertinggi di bulan Februari. Ini naik hampir 30% sejak menempati posisi terendah pada Juni 2017 lalu.
Sentimen bullish telah didorong oleh kebijakan OPEC dan Rusia untuk menahan sekitar 1,8 juta barel per hari (bph) dalam produksi minyak guna memperketat pasar.
Sementara, kesepakatan dalam paruh pertama tahun ini telah membuat persediaan stok minyak telah berkurang secara signifikan.
Produksi OPEC Oktober turun 80.000 bph menjadi 32,78 juta bph. Rusia juga terlihat memenuhi janjinya untuk memangkas produksinya sekitar 300.000 bph.
Data perdagangan menunjukkan bahwa pasar minyak globaltidak menunjukkan laporan positif pada kuartal terakhir, menyusul penarikan persediaan bahan bakar.
Gangguan pasokan di Irak karena pertempuran dan angin topan yang menerjang Amerika Serikat membuat pasar terlihat undersupplied masuk ke tahun depan, kata para analis.
Yang menjadi persoalan adalah bagaimana OPEC, Rusia dan negara-negara lain yang terlibat menahan produksi keluar dari kesepakatan pemotongan pasokan.
Perjanjian pemangkasan produksi berjalan sampai Maret 2018. Arab Saudi dan Rusia mendukung perluasan kesepakatan tersebut dan berpotensi direalisasikan kembali di tahun berikutnya.
Editor: Ranto Rajagukguk