IHSG Awal Pekan Ini Diprediksi Menuju Level 6.400, Cek Rekomendasi Sahamnya
Sikap hati-hati pemodal global ini terutama menekan saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), khususnya di sektor finansial.
Meski begitu, tekanan outflow tersebut berhasil diimbangi oleh penguatan sektor properti dan energi yang terkatup optimistis kebijakan perumahan pemerintah serta melesatnya harga komoditas.
Selain itu, pergerakan bursa ditopang oleh dominasi investor domestik yang menyumbang 69 persen dari total nilai transaksi harian.
"Kombinasi rotasi sektoral dan kuatnya likuiditas domestik menjaga IHSG tetap stabil di tengah tekanan eksternal, sementara valuasi pasar yang masih relatif atraktif pada PER 12,64x menjadi salah satu faktor yang menopang minat beli secara selektif," tegas Brigita.
Dari global, bursa saham global diproyeksikan masih dibayangi fase konsolidasi. Pelaku pasar cenderung mengambil posisi risk-off dan wait and see menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi (PDB) AS kuartal II serta hasil pertemuan bank sentral AS (FOMC Meeting) pada 30 Juli mendatang.