IHSG Berpotensi Reli di Akhir Pekan, Cermati 10 Saham Ini

Aditya Pratama ยท Jumat, 11 Juni 2021 - 08:23:00 WIB
IHSG Berpotensi Reli di Akhir Pekan, Cermati 10 Saham Ini
IHSG berpotensi reli

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini berpotensi reli. IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran 6.057-6.121.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG semakin mantab menguat pasca tertahan pada support moving average 50 hari dan break out pada resistance moving average 5 hari sebagai konfirmasi jangka pendek penguatan lanjutan. IHSG akan bergerak menguji resistance 6.121 pada pivot pertama dari fibonacci ratio.

"Indikator RSI dan Stochastic bergerak terkonsolidasi pada area overbought dan MACD yang bergerak positif dengan akselerasi histogram yang mendatar. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support resistance 6.057-6.121," kata Lanjar dalam risetnya, Jumat (11/6/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal, di antaranya ACES, ADHI, ASRI, BSDE, CTRA, GGRM, HMSP, PGAS, PWON, WIKA.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 60,06 poin atau 0,99 persen ke level 6.107 dengan saham DCII (+13,3 persen), BBCA (+1,4 persen), BBRI (+1,9 persen), TLKM (+2,7 persen) dan AMRT (+10,3 persen) yang menjadi leader penguatan IHSG hingga akhir sesi. Angin positif ditengah kuatnya pemulihan ekonomi nasional yang ditandai data keyakinan konsumen yang naik menjadi 104,4 dari 101,5 dan penjualan retail yang bergerak positif 15,6 persen dari negatif 14,6 persen serta Optimisme emiten dalam negeri dalam melakukan aksi korporasi menjadi faktor utama.

Sementara itu, Indeks saham Asia bergerak mixed. Indeks Nikkei (+0,34 persen), dan CSI300 (+0,67 persen) naik, sedangkan TOPIX (-0,02 persen) dan Hangseng (-0.01 persen) tertahan pada zona merah. Bursa ekuitas berjangka AS naik menjadi pendorong bursa Asia disaat Investor mananti data inflasi AS untuk Mei.

Bursa Eropa membuka perdagangan dengan tertahan. Indeks FTSE (+0,10 persen) naik sedangkan indeks DAX (-0,06 persen) dan CAC40 (-0,26 persen) turun di saat indeks ekuitas AS menguat karena investor menilai data yang menunjukan harga konsumen naik sebagai indikasi daya beli masyarakat yang mulai tumbuh lebih cepat. Laporan data harga konsumen yang lebih kuat memunculkan perdebatan tentang apakah the Fed dapat mempertahankan kebijakan ultra-akomodatifnya dengan risiko destabilisasi inflasi.

Editor : Jujuk Ernawati