Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 8.951, Nilai Transaksi Tembus Rp31,6 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

IHSG Diprediksi Kembali Tertekan, Menguji Level Psikologis 6.000

Jumat, 25 Juni 2021 - 07:52:00 WIB
IHSG Diprediksi Kembali Tertekan, Menguji Level Psikologis 6.000
IHSG diprediksi kembali tertekan
Advertisement . Scroll to see content

Saham-saham pada sektor industri (+0,66 persen), Konsumer non primer (+0,47 persen), dan Property (+0,44 persen) yang menguat gagal membuat IHSG bertahan dizona hijau. Investor seakan berhati-hati akan dampak dari PPKM Mikro akibat dari peningkatan kasus Covid-19 yang mencatatkan rekor baru. Data pertumbuhan pinjaman Indonesia yang rilis lebih baik gagal menjadi dorongan positif hingga akhir sesi perdagangan.

Sementara itu, mayoritas indeks saham Asia tertahan dengan indeks Nikkei (+0,00 persen),  TOPIX (-0,10 persen), HangSeng (+0,23 persen), dan CSI300 (+0,17 persen) terkonsolidasi dengan pergerakan yang tipis hingga akhir sesi perdagangan.

Indeks saham ekuitas berjangka AS naik di tengah investor yang mempertimbangkan prospek pemulihan dan dukungan kebijakan menjelang serangkaian laporan ekonomi. Saham-saham di China berfluktuasi setelah bank sentral meningkatkan suntikan dana jangka pendek untuk pertama kalinya sejak Maret.

Kemudian, Bursa Eropa membuka perdagangan dengan menguat. Indeks Eurostoxx (+0,70 persen), FTSE (+0,24 persen), DAX (+0,57 persen), dan CAC40 (+0,70 persen) naik lebih dari setengah persen. Bursa Eropa rebound dari pelemahan dihari rabu didukung oleh saham-saham produsen mobil dan perbankan.

Selanjutnya investor menanti beberapa data penting yang akan rilis, di antaranya laporan pesanan barang tahan lama AS, klaim pengangguran awal dan persediaan grosir, serta keputusan suku bunga Bank of England.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut