IHSG Diprediksi Melemah di Kisaran 4.975-5.172

Aditya Pratama · Selasa, 04 Agustus 2020 - 07:33:00 WIB
IHSG Diprediksi Melemah di Kisaran 4.975-5.172
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah hari ini di kisaran 4.975-5.172. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah hari ini. Indeks diperkirakan bergerak di kisaran 4.975-5.172.

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

"Di sisi lain, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan dalam risetnya, Selasa (4/8/2020).

Berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.975,54 and 4.865,27. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.097,14 hingga 5.172,37.

IHSG sebelumnya ditutup melemah 2,78 persen ke 5.006. Terdapat 54 saham menguat, 401 saham melemah dan 129 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp10,9 triliun dari 10,6 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut;

ADRO

Daily (1030) (RoE: 9.69 persen; PER: 5.15x; EPS: 200.84; PBV: 0.50x; Beta: 1.45): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 60 maupun 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 1.010-1.030, dengan target harga secara bertahap di level 1.075, 1.130, 1.200, 1.365 and 1.530. Support: 995 & 950.

APLN

Daily (109) (RoE: -0.05 persen; PER: -419.23x; EPS: -0.26; PBV: 0.22x; Beta: 1.62): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 105-109, dengan target harga secara bertahap di level 113, 118, 125, 140 dan 156. Support: 105 & 101.

BBNI

Daily (4440) (RoE: 15.05 persen; PER: 4.83; EPS: 919.48; PBV: 0.73; Beta: 1.94): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 4.300-4.440, dengan target harga di level 4.650, 5.350, 6.025 dan 6.675. Support: 4.120

BNGA

Daily (740) (RoE: 8.60 persen; PER: 5.28x; EPS: 140.14; PBV: 0.45x; Beta: 1.86): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 60 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 715-740, dengan target harga secara bertahap di level 755, 830, 905 dan 980. Support: 715 & 680.

BEST

Daily (115) (RoE: -1.69 persen; PER: -14.82x; EPS: -7.76; PBV: 0.25x; Beta: 2.35): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 111-115, dengan target harga secara bertahap di level 120, 155, 190 dan 224. Support: 111 & 101.

BJTM

Daily (520) (RoE: 16.12 persen; PER: 5.03x; EPS: 103.38; PBV: 0.81x; Beta: 1.64): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 500-520, dengan target harga secara bertahap di level 530, 590, 650 dan 710. Support: 500 & 470.

CTRA

Daily (610) (RoE: 4.17 persen; PER: 15.99; EPS: 38.16; PBV: 0.66x; Beta: 2.1): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 600-610, dengan target harga secara bertahap di level 650, 745 dan 840. Support: 575 & 555.

ELSA

Daily (220) (RoE: 5.65 persen; PER: 7.76x; EPS: 28.36; PBV: 0.44x; Beta: 1.35): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 20 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 214-222, dengan target harga secara bertahap di level 230, 260 dan 290. Support: 208 & 200.

MAIN

Daily (570) (RoE: 2.74 persen; PER: 22.27; EPS: 25.60x; PBV: 0.62x; Beta: 2.04): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level level 545-570, dengan target harga secara bertahap di level 585, 615, 650, 735 dan 820. Support: 545 & 520.

WEGE

Daily (181) (RoE: 14.22 persen; PER: 5.35x; EPS: 34.00; PBV: 0.76x; Beta: N/A): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 179-182, dengan target harga secara bertahap di level 186, 196, 210, 240 dan 270. Support: 179, 172 & 163.

Editor : Dani M Dahwilani

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda