JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi masih akan bergerak dalam zona rawan koreksi pada perdagangan pekan ini yang hanya menyisakan dua hari efektif sebelum memasuki jeda libur panjang.
Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memetakan pergerakan indeks akan berada dalam rentang support 7.071 dan resistance 7.248.
IHSG Sepekan Ambruk 5,91 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp12.678 Triliun
“Untuk sepekan ke depan kami perkirakan IHSG masih rawan terkoreksi dengan support 7.071 dan resist 7.248,” ucap Herditya, Minggu (15/3/2026).
Kondisi pasar modal Indonesia saat ini tengah dipengaruhi oleh kombinasi sentimen geopolitik global dan agenda kebijakan moneter penting dari dalam maupun luar negeri.
Herditya menjelaskan bahwa fokus pasar pekan depan tertuju pada kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) serta perkembangan ketegangan di Timur Tengah. Selain itu, psikologis pasar juga dipengaruhi oleh persiapan menghadapi libur panjang Nyepi dan Idulfitri.