Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 483 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 7.362
Advertisement . Scroll to see content

IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah, Uji Support di level 7.600

Rabu, 30 Oktober 2024 - 08:07:00 WIB
IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah, Uji Support di level 7.600
IHSG hari ini berpotensi cenderung melemah sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 7.540-7.680. (Foto: Arif Julianto)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini berpotensi cenderung melemah sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 7.540-7.680.

Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto menuturkan, belum ada indikasi jenuh jual pada IHSG, malah semakin sering menguji level psikologis.

"Seperti yang terjadi pada perdagangan kemarin, IHSG sudah dalam tahap menguji support 7.600," kata William dalam analisisnya, Rabu (30/10/2024).

Menurutnya, pola inverted cup and handle semakin jelas, namun belum perlu panik berlebihan karena konfirmasi pola ini berada pada 7.420.

"Yang artinya, selama level ini belum ditembus, maka tren IHSG adalah sideways dan masih membuka peluang besar untuk buy on weakness, kita hanya perlu menunggu support pada pola dan kondisi jenuh jualnya saja. Namun untuk saham-saham 2nd dan 3rd liner masih menarik untuk ditransaksikan dalam jangka pendek," tuturnya.

Sebelumnya, terjadi net sell asing sebesar Rp934 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp10,90 triliun. Masih belum ada harapan untuk dimulainya fase bottoming pada IHSG.

Dengan demikian, secara analisis teknikal, IHSG membentuk pola inverted cup & handle dengan neckline pada 7.420. Pola ini merupakan pola bearish yang sebenarnya jarang ditemukan, namun jika sudah terbentuk biasanya cukup berbahaya.

"Maka perlu diperhatikan apakah IHSG mampu bertahan setidaknya diatas 7.420 untuk memastikan pola ini gagal, dan barulah strategi buy on weakness dapat dilakukan," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut