IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Saham SICO-AMMS Pimpin Top Gainers
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka menguat pada perdagangan, Jumat (14/10/2022). IHSG naik 0,62 persen di 6.923,32.
Terdapat 265 saham menguat, 137 saham melemah, dan 158 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp1,16 triliun dari 3,06 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 menguat 0,15 persen di 986,05, indeks JII naik 0,21 persen di 609,22, indeks IDX30 menanjak 0,32 persen di 521,05, dan indeks MNC36 tumbuh 0,20 persen di 353,81.
Sebagian besar indeks sektoral naik yakni bahan baku 0,34 persen, siklikal 0,06 persen, industri 0,38 persen, keuangan 0,11 persen, infrastruktur 0,04 persen, teknologi 0,11 persen, dan transportasi 0,12 persen. Sedangkan yang melemah adalah kesehatan 0,77 persen, properti 0,02 persen, dan non-siklikal 0,02 persen.
IHSG Hari Ini Berpoteni Rebound, Saham BDMN-ITMG Direkomendasikan Buy
Saham-saham yang masuk top gainers adalah PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) melonjak 10,81 persen di Rp246, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) tumbuh 6,19 persen di Rp120, dan PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) melejit 4,21 persen di Rp99.
Kisah Sukses Basrizal Koto, dari Penjual Petai Kini Jadi Pengusaha
Sedangkan top losers ditempati oleh PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) merosot 6,90 persen di Rp540, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) tertekan 6,84 persen di Rp354, dan PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) turun 6,75 persen di Rp304.
Tiga saham yang teraktif diperdagangkan adalah PT Sigma Energy Tbk (SICO), PT Armada Berjaya Tbk (JAYA), dan PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP).
Inflasi Nyaris 100 Persen, Masyarakat Argentina Cari Barang Bekas hingga Barter untuk Bertahan Hidup
Sedangkan tiga saham dengan volume terbesar antara lain PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Astrindo Nusantara Tbk (BIPI). Sementara tiga saham dengan nilai transaksi terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO).
Editor: Aditya Pratama