JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini dibuka melanjutkan penguatan (reli). IHSG menguat 8,13 poin atau 0,11 persen ke level 7.283,42.
Pada pembukaan awal perdagangan Selasa (19/4/2022), tercatat 224 saham menguat, 99 saham melemah, dan 221 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp646,98 miliar dari 1,05 miliar saham yang diperdagangkan.
KKP Identifikasi 30 Ribu Hektare Tambak Ikan di Aceh Rusak Akibat Banjir
Sejalan menguatnya IHGS, Indeks LQ45 naik 0,13 persen ke 1.042,31, indeks JII menguat 0,56 persen ke 612,05, indeks IDX30 menanjak 0,03 persen ke 557,50, dan indeks MNC36 tumbuh 0,01 persen ke 345,99.
Indeks sektoral yang menguat adalah siklikal naik 0,03 persen, properti tumbuh 0,11 persen, infrastruktur terkerek 0,11 persen, bahan baku bertambah 0,66 persen, industri menguat 0,60 persen, transportasi positif 0,06 persen, kesehatan naik 0,48 persen, energi menanjak 0,48 persen, keuangan menguat 0,04 persen, dan nonsiklikal tumbuh 0,19 persen. Sedangkan yang melemah adalah teknologi minus 0,07 persen.
Unit Bisnis MNC Kapital (BCAP) Raih 13 Penghargaan di 11th Digital Brand Awards 2022
Investor asing terpantau melakukan net buy secara akumulatif sebesar Rp49,01 miliar di awal pembukaan. Pembelian asing terhadap sejumlah emiten big caps di pasar reguler antara lain PT Telkom Indonesia TBk (TLKM) Rp9,3 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp8,1 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp4,7 miliar.
Sementara net sell asing di pasar reguler yakni PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp2,9 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp2,5 miliar, dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Rp2,1 miliar.
Saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) naik 17,37 persen di Rp196, PT SLJ Global Tbk (SULI) melejit 7,81 persen di Rp69, dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) menanjak 6,25 persen di Rp272.
Adapun saham-saham yang masuk top losers, antara lain saham PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) turun 6,63 persen di Rp169, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) tertekan 5,08 persen di Rp7.000, dan PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) anjlok 3,15 persen di Rp123.
Editor: Jujuk Ernawati
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku