IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Sentimennya
Secara fundamental, lonjakan suku bunga BI sebesar 6 persen merupakan kabar tidak sedap bagi pasar aset berisiko seperti saham, meskipun tujuannya adalah untuk menahan tekanan terhadap Rupiah.
Mata investor juga tak luput dari perkembangan pemilihan umum. Sebelumnya pasar sempat mengalami depresiasi saat keluarnya nama bakal calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka yang diumumkan Prabowo Subianto.
Adanya pullback di pasar surat utang Amerika Serikat, dinilai Phintraco menjadi harapan bagi nilai tukar domestik. Diketahui, imbal hasil (yield) treasury AS bertenor 10 tahun mulai melandai dari 5 persen, menjadi 4,85 persen.
Dari mancanegara, khususnya Asia, pagi ini Jepang akan merilis data purchasing manager index hingga inflasi inti dari Bank of Japan (BoJ). Demikian juga Uni Eropa dan Amerika Serikat yang kompak juga mengumumkan data aktivitas manufakturnya.
Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde dijadwalkan akan memberikan pidato pada malam ini. AS juga akan merilis update produksi minyak mentah.
Editor: Aditya Pratama