IHSG Terkoreksi dalam 2 Hari, Ini Penjelasan Analis
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup terkoreksi pada perdagangan hari ini setelah menguat di atas 7.300 pada pekan lalu. Pembalikan arah ini disinyalir terdapat beberapa faktor yang membuat indeks saham melemah.
Financial Educator dan Technical Analyst Sucor Sekuritas, Philip Jeremy menuturkan, koreksi IHSG bermula dari level 6.630, kemudian level terendah indeks selanjutnya di 6.600 yang merupakan reli sangat jauh.
"Kalau kita perhatikan, dua minggu terakhir IHSG menguat, baru minggu ini kita koreksi, kalau mau bahas secara teknikal ini merupakan koreksi yang sangat wajar," ucap Philip dalam acara IDX 2nd Session Closing Market, Selasa (16/7/2024).
Menurutnya, level 7.350 memang terdapat area resisten kuat, di mana sudah empat kali IHSG sempat menyentuh level ini namun gagal.
"Untuk breakout perlu sentimen yang besar atau dorongan besar dari market yang akan membuat IHSG ini ke area all time high lagi," tuturnya.
Adapun koreksi saat ini disebut sangat wajar karena diperkirakan indeks saham akan turun hingga level 7.100. Untuk beberapa hari ke depan, Philip melihat IHSG masih ada potensi tertekan dan akan cukup koreksi terbatas dengan catatan level support 7.175-7.185.
Philip menilai, IHSG secara year to date (ytd) sebenarnya masih tahap uptrend. Secara garis besar dari tahun 2022 IHSG bergerak sangat sideways di titik tertinggi 7.380 dan titik terendah di 6.600 dimana itu memang disentuh.
"Fluktuasi yang terjadi di IHSG memang cukup wajar jika ditarik 2 tahun belakangan ini, jadi memang secara ytd pergerakan relatif penguatan, tapi bersifat sideways," katanya.
Berikut saham pilihan rekomendasi yang bisa dikoleksi:
UNTR 23025 - 26300 BUY
BBTN 1290 - 1480 BOW
AUTO 2040 - 2300 BOW
Editor: Aditya Pratama