Indeks Dolar AS Melemah Hampir 1 Persen
NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Kamis (17/12/2020) waktu setempat setelah Federal Reserve meyakinkan pasar bahwa kebijakan moneter yang longgar saat ini akan tetap berlaku.
Mengutip Xinhua, Jumat (18/12/2020), indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,7 persen menjadi 89,8200, terendah dalam lebih dari dua tahun.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,2264 dolar AS dari 1,2164 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3574 dolar AS dari 1,3478 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7622 dolar AS dari 0,7563 dolar AS.
Dolar AS dibeli 103,10 yen Jepang, lebih rendah dari 103,61 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8849 franc Swiss dari 0,8871 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2727 dolar Kanada dari 1,2754 dolar Kanada.
Pergerakan pasar terjadi setelah The Fed pada Rabu menegaskan kembali janjinya untuk mendukung ekonomi. Bank sentral AS juga menyarankan suku bunga kemungkinan akan tetap mendekati nol hingga 2023.
The Fed memangkas suku bunga mendekati nol awal tahun ini dan mulai membeli sejumlah besar surat berharga AS dan sekuritas berbasis mortgage dalam upaya untuk mendukung pasar keuangan di tengah guncangan pandemi Covid-19.
Editor: Ranto Rajagukguk