Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : iNews Campus Connect 2026 Digelar di Untar, Mahasiswa Diajak Bijak Bermedia Sosial
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Asal Ikut Tren, Ini Cara Bedakan Peluang dan FOMO dalam Berinvestasi

Rabu, 30 September 2026 - 15:49:00 WIB
Jangan Asal Ikut Tren, Ini Cara Bedakan Peluang dan FOMO dalam Berinvestasi
Keseruan ICC 2026 di Untar. (Foto: Arif Julianto)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, investor tidak harus hanya mengandalkan rekomendasi dari teman, influencer, atau informasi yang sedang ramai diperbincangkan. Data dan teknologi dapat digunakan untuk membantu seseorang melakukan penilaian sebelum mengambil keputusan.

"Dengan adanya teknologi informasi berbasis AI, ini membuat orang menjadi lebih rasional. Lebih rasional, lebih objektif, dan juga bisa lebih menilai," ujar Luqman.

Kenali Prinsip 2L sebelum Investasi

Luqman mengingatkan adanya prinsip sederhana yang dapat digunakan sebelum seseorang mengikuti tawaran investasi, yakni 2L: legal dan logis.

Aspek legal berkaitan dengan memastikan kegiatan atau produk investasi memiliki dasar hukum dan berada dalam pengawasan regulator sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara aspek logis berkaitan dengan kemampuan calon investor menilai apakah tawaran keuntungan yang diberikan masuk akal.

"Kalau sesuatu yang sudah legal, kita berusaha pakai logika," katanya.

Menurut Luqman, aspek logis penting karena tawaran keuntungan yang terlalu fantastis dapat membuat seseorang mengambil keputusan secara terburu-buru.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut