Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Hari Ini Diprediksi Kembali Terkoreksi, Ini Sentimen Pendorongnya
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Pembicaraan Dagang AS-China, Wall Street Berakhir Turun

Selasa, 08 Oktober 2019 - 07:30:00 WIB
Jelang Pembicaraan Dagang AS-China, Wall Street Berakhir Turun
Wall Street berakhir turun. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street berakhir lebih rendah pada Senin (7/10/2019) waktu setempat menjelang putaran baru perundingan perdagangan antara dua negara ekonomi terbesar dunia.

Mengutip Xinhua, Selasa (8/10/2019), indeks Dow Jones Industrial Average merosot 95,70 poin, atau 0,36 persen, menjadi 26.478,02. Indeks S&P 500 turun 13,22 poin, atau 0,45 persen, menjadi 2.938,79. Indeks Komposit Nasdaq turun 26,18 poin, atau 0,33 persen, menjadi 7.956,29.

Sepuluh dari 11 sektor S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan energi turun 0,92 persen, mempin pelemahan. Layanan komunikasi naik 0,04 persen, satu-satunya yang mencatatkan penguatan.

Investor sedang menunggu pembicaraan perdagangan AS-China yang akan dimulai akhir pekan ini.

"Efek dari pajak perdagangan yang ada terlihat dalam pengeluaran investasi. Perusahaan cenderung untuk berinvestasi ketika rantai pasokan yang telah dibangun selama tiga puluh tahun terancam," analis di bank investasi Swiss UBS mengatakan dalam sebuah catatan pada Senin.

Wall Street juga mengharapkan pidato mendatang Ketua Federal Reserve Jerome Powell di pertemuan tahunan Asosiasi Ekonomi Bisnis Nasional AS.

Pekan lalu, kesibukan data AS yang lemah membangkitkan harapan untuk kebijakan moneter yang lebih mudah dari Federal Reserve.

Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga akhir bulan ini lebih dari 70 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut