Kenali 8 Jenis Investasi Jangka Pendek untuk Pemula
Sertifikat Deposito merupakan produk perbankan yang mengunci uang Anda untuk jangka waktu tertentu mulai dari 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun dengan tingkat bunga yang lebih tinggi daripada rekening tabungan. Instrumen ini disebut lebih stabil tetapi kurang likuid.
Jenis investasi ini dinilai sangat likuid dan relatif aman. Uang yang diinvestasikan disimpan di bank dan bisa diakses kapan saja. Namun, tingkat bunga pada rekening tabungan cenderung rendah.
Obligasi jangka pendek adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan. Mereka memiliki jangka waktu 1 hingga 3 tahun. Cara kerjanya yakni, Anda menerima bunga sebagai imbal hasil dan pada saat jatuh tempo, maka akan menerima pokok investasi Anda kembali.
Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) adalah investasi yang menggabungkan dana dari berbagai investor dan dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Instrumen investasi ini umumnya cenderung aman dan sangat likuid dengan waktu jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Investasi ini melibatkan pembelian surat-surat berharga yang memiliki jangka waktu pendek, seperti Surat Utang Negara (SUN), Sertifikat Bank Indonesia (SBI), surat berharga komersial, sertifikat deposito komersial, RDPU, dan saham preferen jangka pendek. Mereka umumnya cenderung aman dan sangat likuid.