Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Anjlok Tembus Rp17.105, Airlangga: Mata Uang Lain Juga Melemah
Advertisement . Scroll to see content

Kurs Dolar AS Melemah di Tengah Laporan Beige Book The Fed

Kamis, 18 Juli 2019 - 07:32:00 WIB
Kurs Dolar AS Melemah di Tengah Laporan Beige Book The Fed
Kurs dolar AS melemah. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap mayoritas mata uang pada akhir perdagangan Rabu (17/7/2019) waktu setempat karena pelaku pasar mencermati laporan beige book ​​terbaru Federal Reserve AS.

Mengutip Xinhua, Kamis (18/7/2019), Beige book yang dirilis Rabu menekankan bahwa kegiatan ekonomi kini berkembang dengan kecepatan sedang dari pertengahan Mei hingga awal Juli.

"Prospek umumnya positif untuk beberapa bulan mendatang, dengan ekspektasi pertumbuhan moderat yang berkelanjutan, meskipun ada kekhawatiran yang meluas tentang kemungkinan dampak negatif dari ketidakpastian terkait perdagangan," katanya.

Beige book adalah laporan reguler bank sentral AS tentang kondisi ekonomi saat ini di 12 Distrik Federal Reserve, berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk laporan penelitian dan wawancara dengan kontak bisnis.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,18 persen pada 97,2283 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1222 dolar AS dari 1,1205 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2436 dolar AS dari 1,2406 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7015 dolar AD dari 0,7013 dolar AS.

Dolar AS dibeli 108,09 yen Jepang, lebih rendah dari 108,34 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9870 franc Swiss dari 0,9886 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3041 dolar Kanada dari 1,3068 dolar Kanada.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut