Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp17.105 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Respons Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS: Masih Masuk Skenario

Selasa, 07 April 2026 - 15:48:00 WIB
Purbaya Respons Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS: Masih Masuk Skenario
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp17.100 per dolar AS masuk dalam hitungan simulasi pemerintah. (Foto: Anggie Ariesta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pelemahan nilai tukar rupiah yang saat ini menembus level Rp17.100 per dolar AS masuk dalam hitungan simulasi pemerintah. Dia menyatakan, lonjakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur belanja maupun penerimaan negara karena pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario cadangan.

Purbaya mengatakan, dalam penyusunan anggaran, Kementerian Keuangan tidak hanya terpaku pada satu angka asumsi, melainkan telah menaikkan parameter simulasi ke level tertentu untuk mengantisipasi gejolak pasar.

"Saya tekankan dulu ya, angka simulasi itu rupiah-nya bukan rupiah di APBN yang sebelumnya, sudah dinaikkan ke level tertentu, jadi itu masih termasuk dalam itungan skenario," ucap Purbaya saat berdiskusi bersama media di kantin Kemenkeu, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Meski mengakui adanya tekanan pada mata uang Garuda, Purbaya enggan membeberkan angka pasti asumsi rupiah yang digunakan dalam simulasi terbaru pemerintah guna menghindari spekulasi pasar yang berlebihan.

"Tapi saya nggak bilang Rupiah-nya berapa.. Kalau bilang, 'oh kata Menteri Keuangan rupiah ke sana', kamu udah beli Dolar? Jadi kalau Rupiah kita serahkan ke Bank Sentral, ke ahlinya lah. Saya percaya dia bisa betulin," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut