Lawan Arus Bursa Asia, IHSG Ditutup Kembali Melemah 1,3 Persen

Aditya Pratama ยท Selasa, 24 Maret 2020 - 16:40 WIB
Lawan Arus Bursa Asia, IHSG Ditutup Kembali Melemah 1,3 Persen

IHSG. (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan di tengah wabah korona Covid-19. Pada penutupan perdagangan Selasa (24/3/2020), IHSG ditutup turun 52 poin atau 1,3 persen ke 3.937.

Penurunan indeks melawan arus bursa Asia yang menguat. Indeks Nikkei 225 naik 7,13 persen ke 7,13 persen dan indeks Hang Seng Hong Kong naik 4,46 persen. Sementara indeks Shanghai China naik 2,34 persen.

IHSG sempat dibuka optimistis kembali ke level 4.000 dan terus bergerak menurun hingga akhir sesi. Mengutip data RTI, dari total 538 saham yang diperdagangkan, 183 saham menguat, 217 melemah, dan 138 saham stagnan.

Frekuensi perdagangan terjadi 620.530 kali dengan 6,56 miliar lembar saham diperjualbelikan dan nilai transaksi mencapai Rp7,77 triliun.

Dari sembilan sektor yang menggerakkan IHSG, hanya dua sektor yang naik yaitu sektor pertambangan (3,64 persen) dan perkebunan (1,06 persen). Sementara sisanya melemah dengan sektor aneka industri mencatat penurunan terdalam 4,57 persen.

Sejumlah saham yang masuk dalam daftar top losers antara lain:

- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp300 (5,61 persen) ke Rp5.050
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun Rp290 (6,99 persen) ke Rp3.860
- PT Astra International Tbk (ASII) trurun Rp240 (6,82 persen) ke Rp3.280
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun Rp230 (6,78 persen) ke Rp3.160
- PT Bank Rakyat Inodnesia (Persero) Tbk (BBRI) turun Rp180 (6,87 persen) ke Rp2.440

Sementara saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp115 (6,87 persen) ke Rp1.790
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp230 (15,38 persen) ke Rp1.725
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naiK Rp155 (15,38 persen) ke Rp1.605
- PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik Rp205 (24,55 persen) ke Rp1.040
- PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) naik Rp60 (5,77 persen) ke Rp1.100

Investor asing mencatat jual bersih (net sell) Rp668 miliar di pasar reguler. Sementara secara keseluruhan, asing mencatat net sell Rp 631 miliar.

Editor : Rahmat Fiansyah