Liburan Akhir Tahun, Rencanakan Bujet Mulai dari Sekarang

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Minggu, 01 September 2019 - 12:45 WIB
Liburan Akhir Tahun, Rencanakan Bujet Mulai dari Sekarang

Saat ini sudah memasuki bulan September di mana menjadi waktu yang tepat untuk merencanakan liburan akhir tahun. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Saat ini sudah memasuki bulan September di mana menjadi waktu yang tepat untuk merencanakan liburan akhir tahun. Pasalnya, liburan yang selalu ditunggu-tunggu ini harus direncanakan dengan teliti agar tidak menguras pengeluaran.

Seperti diketahui, perihal transportasi dan hotel perlu dicermati karena saat peak season cenderung jauh lebih mahal. Maka perlu direncanakan sejak lama agar dapat diantisipasi dengan baik.

Berikut lima tips perencanaan libur akhir tahun yang bisa digunakan agar liburan akhir tahun berjalan sempurna:

1. Susun rencana keuangan dan mulai menabung

Setelah menyusun anggaran untuk hal di atas, maka akan ditemukan perkiraan jumlah pengeluaran selama liburan. Jika dirasa masih terlalu mahal, anggaran dapat direvisi dengan menekan beberapa pengeluaran hingga mendapatkan jumlah yang sesuai dengan bujet yang ada.

Jika bujet tersebut masih terlalu besar dari uang yang dikumpulkan saat ini, tidak ada salahnya untuk mulai menabung mulai sekarang. Hal ini agar tetap dapat menikmati liburan sesuai dengan keinginan tanpa tersandung budget yang ada.

2. Rencanakan bujet untuk penginapan dan transportasi

Kedua hal ini perlu direncanakan sejak jauh-jauh hari agar bisa membandingkan biaya penginapan di berbagai situs travel online. Apalagi beberapa situs travel banyak memberikan promo menarik untuk waktu-waktu tertentu.

Selain itu, jika ingin liburan yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, maka lebih baik memilih fasilitas hotel yang cukup untuk beristirahat. Pasalnya, akan percuma memilih penginapan dengan fasilitas serbaada jika nantinya hanya dinikmati saat tidur. Bujet pun dapat dialihkan untuk hal yang lain.

Kemudian, perencanaan transportasi juga perlu dilakukan agar dapat memilih transportasi yang cocok untuk liburan. Jika berangkat secara rombongan mungkin harus menyewa mobil agar dapat mengangkut seluruh rombongan.

Namun, jika berangkat dengan sedikit orang maka pilihan transportasi publik dapat diambil. Tapi harus diingat, pesan tiket transportasi dari jauh-jauh hari karena musim liburan jumlah penumpang pun akan melonjak drastis.

3. Tak perlu bawa oleh-oleh

Orang Indonesia biasanya merasa tidak enak hati jika pulang liburan tidak membawa oleh-oleh untuk keluarga ataupun teman. Bahkan, biasanya sebelum berangkat sudah dimintakan keinginan beli beberapa oleh-oleh , baik keluarga dan teman dekat.

Namun, untuk menghemat pengeluaran ada baiknya beli oleh-oleh seperlunya dan disesuaikan dengan bujet yang ada. Hal ini bisa diakali dengan membeli oleh-oleh yang bisa dinikmati bersama-sama teman dan keluarga atau membeli dengan cara grosir agar lebih murah.

4. Tentukan waktu, durasi dan tempat liburan

Agar tidak memberatkan pengeluaran, ada baiknya ketiga hal tersebut dipikirkan secara matang. Sebab, hal mendasar ini akan sangat menentukan pengeluaran selama liburan.

Jika memilih waktu saat peak season, harus siap jika penginapan dan transportasi akan lebih mahal dan sulit didapatkan. Oleh karenanya, jika memungkinkan pilihlah waktu sebelum atau sesudah peak season.

Mengenai durasi liburan, jika tidak ingin banyak mengeluarkan biaya maka pilihlah durasi secukupnya dan tidak terlalu lama. Pasalnya, ini akan mempengaruhi biaya hotel, makan, dan lainnya.

Supaya liburan terasa menyenangkan, maka surveilah destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Namun, tetap pikirkan secara rasional dengan bujet yang dimiliki.

Jika memiliki bujet yang cukup besar dapat memilih destinasi wisata yang jauh. Namun, meski bujet pas-pasan juga tetap bisa mendapatkan sensasi yang sama jika memilih destinasi wisata terbaik di lokasi terdekat.

4. Sortir barang bawaan

Selama liburan, jangan sampai direpotkan oleh barang bawaan yang sangat banyak. Pasalnya, selain merepotkan diri sendiri juga dapat menambah pengeluaran karena saat ini beberapa transportasi publik mengenakan biaya tambahan bagi penumpang yang membawa bawaan melebihi jumlah tertentu.

Oleh karenanya, diperlukan penyortiran barang bawaan yang betul-betul diperlukan. Salah satunya, barang bawaan harus menyesuaikan lokasi wisata yang akan dituju.


Editor : Ranto Rajagukguk