Mayoritas Sektor Naik, IHSG Pagi Melonjak ke 5.099

Aditya Pratama ยท Kamis, 16 Juli 2020 - 09:42 WIB
Mayoritas Sektor Naik, IHSG Pagi Melonjak ke 5.099

IHSG dibuka naik. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masuk zona hijau pada perdagangan, Kamis (16/7/2020), pagi. Saat dibuka, indeks naik ke 5.083,89.

Sekitar pukul 09.16 WIB, indeks naik 23,28 poin atau 0,45 persen menjadi 5.099,07. Dari 470 saham yang diperdagangkan, 182 di antaranya menguat, 144 melemah dan 144 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 125.961 kali dengan nilai transaksi Rp1,15 triliun dan 1,77 miliar lembar saham diperjualbelikan.

10 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas menguat, sementara dua di antaranya mencatatkan koreksi. Sektor perdagangan memimpin pelemahan dengan turun 0,08 persen.

Kontributor utama yang mengerek indeks ke teritori positif, yaitu sektor aneka industri yang naik 2,92 persen. Investor asing mewarnai perdagangan pagi dengan aksi beli bersih (net buy) Rp1,76 miliar.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) naik Rp16 atau 6,20 persen ke Rp274, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) naik Rp16 atau 4,44 persen ke Rp376 dan PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) naik Rp4 atau 3,96 persen ke Rp105.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) turun Rp40 atau 6,84 persen ke Rp545, PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI) turun Rp4 atau 6,78 persen ke Rp55 dan PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) turun Rp24 atau 6,59 persen ke Rp340.

Di pasar regional, bursa saham Asia beragam karena investor bereaksi terhadap sejumlah data ekonomi China yang baru saja dirilis. Pasar saham China Daratan tergelincir pada perdagangan pagi, dengan komposit Shanghai turun 0,58 persen sementara Shenzhen merosot 0,369 persen. 

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,4 persen. Di Jepang, Nikkei 225  turun 0,34 persen, sementara indeks Topix 0,13 persen lebih rendah.

Kospi Korea Selatan diperdagangkan 0,12 persen lebih rendah. Di Australia, S & P/ASX 200 diperdagangkan lebih rendah. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia kecuali Jepang turun 0,64 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk