Mengapa Faktor Ekonomi Menjadi Penghambat Mobilitas Sosial? Ini Alasan dan Penjelasannya
JAKARTA, iNews.id - Mengapa faktor ekonomi menjadi penghambat mobilitas sosial? Pertanyaan itu pastinya sering muncul di benak banyak orang.
Dalam Ilmu Sosiologi, mobilitas sosial dapat diartikan perpindahan status sosial dari individu atau kelompok ke status sosial yang lain di dalam masyarakat. Hasil perpindahan status sosial ini bisa menjadi lebih tinggi, lebih rendah, atau bahkan tetap alias sederajat.
Perpindahan status sosial yang dilakukan individu atau kelompok ke status sosial lain yang tidak sederajat (bisa naik atau turun), sering disebut sebagai mobilitas vertikal. Sedangkan gerak status sosial yang tidak mengubah derajat sosialnya disebut juga sebagai mobilitas horizontal.
Ada juga istilah mobilitas sosial antargenerasi dan intragenerasi. Mobilitas antargenerasi adalah perpindahan kedudukan sosial yang dialami individu atau kelompok dengan melibatkan perbedaan generasi. Sedangkan mobilitas sosial intragenerasi adalah perpindahan kedudukan sosial yang terjadi pada generasi yang sama.
Itu semua adalah mobilitas sosial jika dilihat dari bentuknya. Lantas, mengapa faktor ekonomi menjadi penghambat mobilitas sosial?
Pada dasarnya, ekonomi adalah faktor pendorong sekaligus penghambat mobilitas sosial. Jika kondisi ekonomi individu atau kelompok dalam masyarakat cenderung baik, maka mobilitas sosial akan dapat terwujud, dan sebaliknya.
Dengan baiknya kondisi ekonomi, akan membuat masyarakat mudah memperoleh modal, pendidikan, dan kesempatan-kesempatan lainya. Faktor ekonomi ini erat kaitannya dengan mobilitas sosial vertikal.
Misalnya, seseorang perlu memiliki kekuatan finansial tertentu jika ingin ingin memperoleh pendidikan lebih tinggi, pangkat, atau jabatan tertentu.
Sebaliknya, faktor ekonomi juga berperan besar sebagai penghambat mobilitas sosial. Masyarakat yang mengalami kondisi kemiskinan akan sulit untuk mencapai status sosial tertentu.