Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat di Rp13.660 per Dolar AS

Ranto Rajagukguk ยท Senin, 17 Februari 2020 - 18:39 WIB
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat di Rp13.660 per Dolar AS

Kurs rupiah menguat. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah di pasar spot pada akhir perdagangan, Senin (17/2/2020) menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda masih betah di level psikologis Rp13.600 per dolar AS.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah ditutup menguat 33 poin atau 0,24 persen menjadi Rp13.660 per dolar AS dari posisi pekan kemarin Rp13.693 per dolar AS. Laju pergerakan harian rupiah tercatat Rp13.660-13.691 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp13.678 per dolar AS.

Business Insider mencatat, rupiah terapresiasi 49,50 poin atau 0,36 persen menjadi Rp13.652 per dolar AS dari sesi terakhir sebelumnya Rp13.702 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan di Rp13.675 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp13.652-13.693 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah menguat 14 poin menjadi Rp13.693 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.707 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menuturkan, nilai tukar rupiah ditutup menguat seiring positifnya mayoritas mata uang regional Asia. Dia mengatakan, kebijakan Bank Sentral China People's Bank of China (PBoC) yang mengucurkan dana ke pasar keuangan, membantu rupiah bergerak menguat Senin ini.

"Tindakan Bank Sentral China menyuntikkan dana ke pasar keuangan sebesar 200 miliar yuan membantu memberikan sentimen positif ke aset berisiko termasuk rupiah, di tengah kekhawatiran terhadap Virus Corona yang bisa mendorong perlambatan ekonomi," ujar Ariston.

Sebelumnya PBoC menyuntikkan dana ke pasar keuangan melalui fasilitas pinjaman jangka menengah dengan tingkat suku bunga yang lebih rendah. 

Menurut Ariston, rupiah pada pekan ini masih berpeluang menguat menuju Rp13.600 per dolar AS di tengah sentimen wabah virus korona.

Editor : Ranto Rajagukguk