OJK Keluhkan Minimnya Partisipasi Bank Syariah Biayai Proyek Infrastruktur

Hafid Fuad ยท Sabtu, 01 Mei 2021 - 19:32:00 WIB
OJK Keluhkan Minimnya Partisipasi Bank Syariah Biayai Proyek Infrastruktur
Deden Firman Hendarsyah.

JAKARTA, iNews.id - Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Deden Firman Hendarsyah, mengeluhkan masih minimnya perbankan syariah ikut mendukung pembiayaan sektor infrastruktur.

Menurut Deden, jika ingin berkembang hingga menembus pasar global, bank syariah harus masuk ke sektor prioritas, yaitu infrastruktur. Apalagi dengan terbentuknya Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memiliki modal cukup besar. 

"Bank Syariah harus masuk ke sektor prioritas yaitu infrastruktur. Dari Kementerian PUPR mengatakan masih ada funding gap yang masih sangat besar. Khususnya peran dari bank syariah yang masih minim di sektor infrastruktur," kata Deden, dalam diskusi bersama media massa di Hotel Alana Sentul (1/5/2021).

Menurut dia, BSI yang merupakan hasil merger tiga bank syariah BUMN, kini bisa berkontribusi membantu pembiayaan proyek konstruksi dalam hal kapasitas. Dukungan yang lain juga bisa diberikan BSI dengan cara berjamaah atau sindikasi. 

Deden mengungkapkan, sudah ada pengalaman lampau proyek dengan laba misalnya sindikasi Bandara Kertajati, dan tol Soreang Pasir Koja di beberapa ruas tertentu yang menggunakan sindikasi syariah. 

Contoh lainnya adalah tol Pasuruan Probolinggo, proyek Jalintim Sumsel, infrastruktur ketenagalistrikan juga dilakukan dengan nilai kebutuhan Rp12 Triliun.

Editor : Jeanny Aipassa