Pemerintah Gencar Naikkan Anggaran PEN, Menkeu: Baru Terealisasi Rp395,92 Triliun

Rina Anggraeni ยท Kamis, 23 September 2021 - 19:55:00 WIB
Pemerintah Gencar Naikkan Anggaran PEN, Menkeu: Baru Terealisasi Rp395,92 Triliun
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengatakan realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baru mencapai Rp395,92 triliun per 17 September 2021. 

Jumlah tersebut, baru mencapai 53,2 persen dari pagu anggaran program PEN 2021 yang dialokasikan sebesar Rp699,43 triliun bahkan telah dinaikkan menjadi Rp744,77 triliun. Sedangkan pada 2020, anggaran PEN hanya dialokasikan sebesar Rp695,2 triliun.

"Dalam perkembangannya, Program PEN untuk tahun 2021 kembali ditingkatkan menjadi Rp744,77 triliun, terutama untuk memberikan tambahan dukungan penanganan kesehatan dan perlindungan sosial di tengah peningkatan kasus Covid-19 akibat penularan Varian Delta," kata Sri Mulyani, di Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Menurut Menkeu, realisasi  PEN merupakan instrumen utama yang digunakan oleh Pemerintah dalam rangka penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi sebagai dampak terjadinya pandemi baik di tahun 2020  maupun 2021.

Per 17 September 2021, realisasi PEN  di sektor kesehatan mencapai Rp97,28 triliun, digunakan untuk penggunaan RS Darurat Asrama Haji Pondok Gede, pembagian paket obat untuk masyarakat, biaya perawatan untuk 477,44 ribu  pasien, pemberian insentif untuk 1,07 juta nakes, dan santunan kematian untuk 397 nakes, pengadaan 105 juta dosis vaksin, serta bantuan iuran JKN untuk 29,29 juta orang.

Selanjutnya, di sektor perlindungan sosial terealisasi sebesar Rp112,87 triliun terutama untuk pemberian bantuan PKH, BST, Kartu Prakerja, bantuan kuota  internet, subsidi listrik, bantuan subsidi upah, dan bantuan beras.

Sementara itu, di program prioritas terealisasi sebesar Rp59,51 triliun digunakan untuk Program Padat Karya Kementerian/Lembaga, Pariwisata, Ketahanan Pangan dan Fasilitas Pinjaman Daerah. Selain itu, Pemerintah juga mendukung dunia usaha melalui dukungan UMKM dan Korporasi, serta  pemberian berbagai insentif usaha.

Menkeu menjelaskan, dukungan UMKM dan korporasi telah terealisasi sebesar Rp68,35 triliun terutama untuk pemberian bantuan pelaku usaha mikro (BPUM) sebesar 12,71 juta usaha, IJP UMKM dan korporasi, penempatan dana pada bank, serta subsidi bunga KUR dan non KUR. 

Sementara pemberian insentif usaha telah terealisasi sebesar Rp57,92 triliun untuk insentif PPh 21 DTP, PPh Final UMKM DTP, Pembebasan PPh 22 Impor, Pengurangan angsuran PPh 25, pengembalian pendahuluan PPN, penurunan tarif PPh badan, PPN DTP Properti, dan PPnBM Mobil.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: