Penipuan Arisan Online di Malang Jerat Puluhan Korban, Kerugian Mencapai Rp 1,5 Miliar
Sementara itu, DV yang juga menjadi korban arisan online via Instagram, mengaku mengalami kerugian sebesar Rp15 juta. Awalnya DV menyetor dana sebesar Rp2 juta dan karena dananya dikembalikan disertai bunga yang cukup besar, dia terus menambah setoran untuk arisan online tersebut hingga mencapai Rp15 juta.
"Saya kan tahunya dari online, cara komunikasi, bukti transfernya itu sudah rapi gitu, kalau orang lihat sekilas dari instagramnya itu bahkan ngasih tahu tertulis alamatnya, tertulis kerjaannya apa, backgroundnya apa, tertulis semua jelas disitu. Instagramnya @arisancuanmlg," kata DV.
Hal serupa dialami mahasiswa berinisial RCF yang juga kehilangan uang Rp5.035.000 yang disetorkan ke NA dengan iming-iming bakal menerima keuntungan berlipat.
Apalagi ia sempat mendapat uang arisan 5-10 kali dengan modal awal yang disetorkannya sebesar Rp 1.600.000. "Iya sudah dapat beberapa kali, seingat saya 5-10 kali, modal awal 1.600.000," ujar RCF.
Dari penelusuran iNews.id, akun Instagram @arisancuanmlg saat ini telah di private (tertutup). Akun tersebut memiliki 751 followers dan 58 unggahan.
Akun dengan nama profile Arisan Malang itu, menyebut dua akun Instagram, yakni @ann154aja dan @prelovednisa sebagai owner atau pemilik. Kedua akun Instagram tersebut juga berstatus private.
Setelah melakukan penelusuran di Instagram, akun sejenis yang menggunakan nama "arisan cuan" banyak ditemui, antara lain @arisancuan.yogyakarta, @arisancuan.bali, @arisan_cuan_amanah, @arisancuan.klt. Bedanya, akun tersebut semuanya tidak di private dan menunjukan postingan bukti transfer dana ke peserta arisan.
Editor: Jeanny Aipassa