Rekomendasi Resolusi Finansial untuk Tahun Baru 2022

Suparjo Ramalan ยท Senin, 29 November 2021 - 14:44:00 WIB
Rekomendasi Resolusi Finansial untuk Tahun Baru 2022
Tahun 2021 akan berakhir dalam satu bulan ke depan. Jelang memasuki tahun baru merupakan waktu yang tepat untuk Anda membuat resolusi finansial untuk tahun baru. (foto: Ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Tahun 2021 akan berakhir dalam satu bulan ke depan. Jelang memasuki tahun baru merupakan waktu yang tepat untuk Anda membuat resolusi finansial untuk tahun baru 2022.

Jika Anda ingin 2022 menjadi tahun yang lebih baik untuk keuangan Anda, pertimbangkan membuat resolusi finansial di tahun depan.

Dilansir dari usnews.com, simak beberapa rekomendasi resolusi finansial untuk tahun baru 2022 yang mungkin bisa menjadi referensi Anda.

1. Rencanakan anggaran.

Kesuksesan finansial Anda sepanjang tahun kemungkinan besar bergantung pada anggaran yang layak. Agar membantu perencanaan anggaran resolusi finansial untuk tahun baru 2022, Anda bisa memanfaatkan beberapa situs web dan aplikasi keuangan. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan secarik kertas dan pena dalam merencanakan anggaran.

“Salah satu resolusi keuangan penting untuk tahun 2022 adalah menyusun rencana keuangan. Bagian dari proses ini adalah melakukan analisis keuangan atas pendapatan, pengeluaran, dan investasi Anda,” ujar Pendiri dan CEO SIS Financial Group, Cynthia Pruemm.

2. Simpan sesuatu setiap bulan.

Satu hal yang pasti harus masuk dalam anggaran Anda adalah berapa banyak yang Anda rencanakan untuk disimpan dalam dana darurat atau rekening tabungan atau keduanya.

“Resolusi lain harus ditabung setiap bulan berapa pun jumlahnya,” kata Pruemm.

3. Sisihkan untuk kepentingan masa depan.

Menyisihkan sebagian uang untuk kepentingan masa depan penting untuk dilakukan terlebih dahulu. Karena jika Anda menyisihkan di akhir, kemungkinan Anda tidak akan bisa melakukannya sama sekali.

Menyisihkan kepentingan untuk masa depan juga bisa berarti memasukkan uang ke rekening tabungan atau dana darurat sebelum Anda membayar pengeluaran lain.

“Saya sarankan Anda menetapkan tujuan menyisihkan 10 persen dari penghasilan Anda setiap bulan untuk kebutuhan masa depan seperti pensiun,” kata Penasihat Investasi dan Pendiri Stivers Financial Services, Brian Stivers.

Editor : Aditya Pratama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: