Resolusi 2018: 5 Cara Jitu Kelola Keuangan

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 01 Januari 2018 - 20:59 WIB
Resolusi 2018: 5 Cara Jitu Kelola Keuangan

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Tahun baru merupakan langkah yang tepat bagi Anda untuk merencanakan keuangan secara baik. Jika di tahun lalu Anda menemui berbagai masalah keuangan, maka mulailah membuat resolusi di tahun 2018 ini.

Namun, resolusi jangan sekadar menjadi catatan tanpa ada tindakan atau realisasi yang jelas. Karena itu, fokus dan kedisiplinan menjadi bagian yang sangat penting.

Berikut daftar resolusi yang iNews.id rangkum dan dapat Anda gunakan untuk pengelolaan keuangan di tahun ini:

1. Perhatikan Arus Kas

Anda harus memerhatikan berapa pemasukan hingga pengeluaran di tiap bulan. Jika perlu, Anda mencatatnya sehingga ketika ada selisih ataupun pengeluaran besar, maka bisa menjadi perhatian penting di bulan berikutnya.

Dengan mengetahui jumlah gaji dan besaran pengeluaran, Anda bisa berlakukan manajemen keuangan. Paling tidak, Anda bisa mengetahui kapan harus berhemat sehingga bisa bertahan saat mengalami defisit keuangan.

2. Jangan Lupa Menabung

Menabung sangat penting bagi masa depan Anda. Kejarlah target 30 persen dari total gaji Anda untuk disisihkan dalam tabungan. Pisahkan rekening bank untuk operasional harian atau bulanan Anda dengan rekening tabungan masa depan.

Dengan begitu, Anda tak lagi mencampuradukkan keperluan bulanan dan kepentingan menabung. Hal ini juga menjadi penanda bahwa tabungan masa depan digunakan untuk kepentingan yang lebih strategis.

3. Mulailah Berinvestasi

Meski tabungan Anda tak besar, mulailah menggunakannya untuk berinvestasi. Tak perlu memilih investasi yang sukar atau bermain dengan risiko. Pilihlah investasi yang minim risiko, tapi tetap memiliki keuntungan.

Mulai sekarang pelajarilah beragam produk investasi. Cocokkan dengan keuangan dan kebutuhan Anda. Dengan demikian, tabungan yang berada di bank bisa diputar dan melipatgandakan jumlah duit Anda.

4. Jangan Berutang

Sebisa mungkin hindarilah utang. Meski kita sendiri tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan, namun perhatikan dampak yang bisa ditimbulkan jika terus-menerus membiarkan jumlah kredit Anda membesar.

Namun, tidak semua utang itu berdenotasi negatif. Jika tujuan berutang untuk kegiatan produktif dan menghasilkan uang, maka itu bisa menjadi hal yang positif.

5. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Jamak ditemukan, orang menghamburkan uang untuk barang yang tidak dibutuhkan. Padahal, dana yang dihamburkan tersebut bisa ditabung atau dialihkan untuk kepentingan strategis, seperti investasi.

Untuk itu, mulailah bersikap dewasa dan mengetahui mana yang benar-benar dibutuhkan atau sekadar menjadi keinginan. Namun, bukan berarti Anda mengguggurkan harapan terhadap barang yang diinginkan sejak dulu.

Mengatasi hal itu, Anda bisa sisihkan dana di luar tabungan masa depan lewat penghematan dari pengeluaran bulanan. Dengan demikian, Anda juga tak perlu risau karena keinginan bisa terpenuhi tanpa mengganggu tabungan masa depan.

Editor : Ranto Rajagukguk