Riset MNC Sekuritas: Quantitative Easing & Pengaruhnya pada Pasar Modal

Aditya Pratama · Rabu, 20 Januari 2021 - 07:48:00 WIB
Riset MNC Sekuritas: Quantitative Easing & Pengaruhnya pada Pasar Modal
Quantitative Easing (QE) merupakan pelonggaran likuiditas dalam bentuk kebijakan moneter. (Foto: MNC Media)

JAKARTA, iNews.id – Kita mungkin sering mendengar istilah Quantitative Easing. Meskipun terdengar rumit, istilah ini perlu dipahami oleh investor karena sedikit banyak mempengaruhi sentimen di pasar saham. 

Senior Analyst MNC Sekuritas Victoria Venny menjelaskan Quantitative Easing (QE) merupakan pelonggaran likuiditas dalam bentuk kebijakan moneter. Pada kebijakan ini, bank sentral membeli surat berharga jangka panjang untuk meningkatkan jumlah uang beredar dan mendorong pinjaman serta investasi. "Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk menciptakan inflasi dan mencegah risiko deflasi," katanya di Jakarta, Rabu (20/1/2021). 

Di Jepang, Quantitative Easing pertama kali diterapkan oleh Bank of Japan (BoJ) pada tahun 2001-2006. Pada saat itu, perekonomian Jepang hanya tumbuh 0,1 persen pada kuartal IV 2001. BoJ membeli surat-surat berharga negara agar perbankan dapat menyalurkan kredit ke masyarakat. Butuh waktu 5 tahun untuk ekonomi Jepang dapat kembali normal. 

Di belahan benua lain yaitu Amerika Serikat, terjadi krisis keuangan global pada tahun 2008. Kebijakan Quantitative Easing kemudian diadopsi oleh Bank Sentral Amerika The Fed, dengan membeli surat utang dari lembaga pembiayaan kredit properti. Namun, Amerika Serikat membutuhkan 9 tahun untuk dapat mengembalikan keadaan ekonominya seperti semula.

Editor : Rahmat Fiansyah

Halaman : 1 2