Sejarah Munculnya Uang dalam Kehidupan Manusia, dari Cangkang Kerang hingga Bitcoin
Meskipun terlihat praktis, sistem barter memiliki banyak kekurangan, seperti sulit memperhitungkan kadar barang yang akan ditukar dengan barang yang menjadi penukar serta sulit menemukan orang lain yang ingin mendapat barang yang dimiliki sebagai alat penukar. Dari sanalah, sistem barter akhirnya mulai ditinggalkan secara perlahan.
Beberapa mata uang paling awal dalam peradaban manusia adalah objek dari alam. Sebagai contoh cangkang kerang cowrie yang pertama kali digunakan sebagai alat pembayaran sekitar 1200 SM.
Meskipun tampak menjadi pilihan yang cukup acak, cangkang kerang memiliki sejumlah keunggulan. Kelebihan yang dimaksud berkaitan dengan ukurannya yang serupa serta bentuknya yang kecil dan tahan lama.
Perluasan perdagangan membuat beberapa negara Eropa bahkan menerima cangkang cowrie sebagai mata uang. Selain itu, terdapat mata uang lainnya dari alam, yakni gigi paus yang digunakan oleh orang Fiji dan batu kapur yang dibentuk menjadi cakram oleh orang-orang Pulau Yap (sekarang menjadi bagian dari Mikronesia).
Seiring dengan berjalannya waktu, manusia mulai meninggalkan cangkang kerang dan bahan-bahan dari alam lalu beralih ke logam. Bukti digunakannya logam sebagai alat pembayaran dapat dilihat pada sejarah Babilonia sebelum tahun 2000 SM.