Sesuai Prediksi, Rupiah Awal Pekan Ditutup Menguat

Ferdi Rantung ยท Senin, 19 April 2021 - 16:10:00 WIB
Sesuai Prediksi, Rupiah Awal Pekan Ditutup Menguat
ilustrasi rupiah

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Senin (19/4/2021). Sesuai prediksi, rupiah awal pekan ini menguat 17 point, dan ditutup pada level Rp14.548 per dolar AS.

Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengatakan menguatnya nilai tukar rupiah didorong keberhasilan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang diterapkan oleh pemerintah sejak 9 Februari 2021 lalu hingga saat ini,

"PPKM tidak serta merta menghentikan proses pemulihan ekonomi, namun dari sinilah titik balik proses pemulihan dimulai," kata Ibrahim, dalam riset hariannya, Senin (19/4/2021).

Dia menjelaskan, dengan meredanya kasus Covid-19 karena kebijakan PPKM, perekonomian justru secara bertahap bisa kembali pulih. Pemerintah memang harus mengutamakan pengendalian pandemi terlebih dahulu, komentar ini yang selalu di dengungkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Kita patut mensyukuri selama dua bulan terakhir kasus Covid-19 terus menurun. Setelah sempat mengalami peningkatan yang tinggi hingga belasan ribu kasus baru per hari, sekarang jumlah kasus mereda hingga 4 ribuan kasus baru. Penurunan ini tidak bisa dilepaskan dari kebijakan PPKM sekala Mikro yang diterapkan oleh Pemerintah," ujar Ibrahim.

Sementara dari sisi ekonomi, proses pemulihan ekonomi masih berlanjut. Beberapa indikator mengkonfirmasi hal tersebut, seperti Indeks PMI selama tiga bulan terakhir di zona ekspansi.

"Penjualan kendaraan bermotor pada bulan Maret bahkan meningkat sangat besar dipicu kebijakan stimulus pelonggaran PPnBM. Diperkirakan demikian juga dengan penjualan properti," tutur Ibrahim.

Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup menguat di rentang Rp.14.525-Rp.14.580.

Sebelumnya, Pengamat Keuangan Ariston Tjendra, memprediksi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat pada perdagangan awal pekan, seiring dengan membaiknya data-data ekonomi dari negara-negara ekonomi maju. 

Menurut Ariston, membaiknya data-data ekonomi dari AS dan China pekan lalu, disusul data ekspor Jepang yang menunjukkan peningkatan pada awal pekan ini, akan memberikan sentimen positif ke pasar keuangan.  

"Sentimen positif juga datang dari yield Treasury AS yang bertahan di bawah 1,60% di akhir pekan lalu," kata Ariston di Jakarta, Senin (19/4/2021).

Editor : Jeanny Aipassa