Surat Utang Pemerintah Terjual Rp18,3 Triliun, Diminati Ibu Rumah Tangga

Rina Anggraeni ยท Senin, 13 Juli 2020 - 20:47 WIB
Surat Utang Pemerintah Terjual Rp18,3 Triliun, Diminati Ibu Rumah Tangga

Presiden Jokowi menjelaskan pertahanan sebuah negara tidak hanya berkaitan dengan alutsista, tapi juga masalah pangan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaksanakan Penetapan Hasil Penjualan Obligasi Negara Ritel seri ORI017. Total volume pemesanan sebesar Rp18,3 Triliun.

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Deni Ridwan mengatakan Surat utang tersebut yang telah dijual sejak 15 Juni 2020 ini ternyata banyak diminati lintas generasi. Salah satunya para ibu rumah tangga.

" Kalau sesuai peringkat itu yang pertama generasi milenial, lalu peringkat pemesanan investornya ibu rumah tangga menduduki peringkat nomor dua. Peringkat ketiga diisi pegawai swasta dan wiraswasta," ujar Deni di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Dia menyebutkan ibu rumah rata-rata membeli surat utang ORI017 sebesar Rp569 juta. Ini menunjukkan minat pembelian surat utang sangat tinggi

"Jadi kalau wiraswastawan secara rata-rata dia pesan itu sekitar Rp752 juta per investor, ibu-ibu ini sebesar Rp569 juta. The power of emak-emak ini luar biasa," jelasnya.

Dia menambahkan tercatat  jumlah investor terbesar yang membeli ORI017 berasal dari kelompok generasi Milenial, yaitu sebanyak 18.452 investor (43 persen dari total investor). Selain itu, porsi investor dari kelompok generasi Z yang merupakan usia pelajar juga meningkat dibandingkan pada penerbitan ORI di tahun sebelumnya (1 persen di ORI017 vs 0,22 persen di ORI016). 

Editor : Dani Dahwilani