Tak Setuju Konsep Lembaga Keuangan Teregulasi, Bos Binance Umumkan Siap Mundur

Jeanny Aipassa · Kamis, 29 Juli 2021 - 07:05:00 WIB
Tak Setuju Konsep Lembaga Keuangan Teregulasi, Bos Binance Umumkan Siap Mundur
CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao. (Fotgo: Istimewa)

BEIJING, iNews.id - CEO Binance, Changpeng “CZ” Zhao, menyatakan siap mundur dari perannya karena perusahaan yang melayani pertukaran mata uang kripto itu, berupaya menjadi lembaga keuangan yang teregulasi.

Binance telah berada di bawah pengawasan ketat peraturan akhir-akhir ini, karena pihak berwenang di seluruh dunia berusaha untuk menekan industri kripto yang tumbuh cepat.

Changpeng Zhao mengatakan, Binance telah setuju untuk mendirikan sejumlah kantor pusat regional di seluruh dunia dan akan mencari lisensi di mana pun mereka beroperasi. 

Berbicara pada konferensi pers virtual, Changpeng Zhao mengatakan, dia sebenarnya tidak memiliki rencana untuk segera berhenti dari perannya. 

Tetapi perusahaan tersebut memiliki rencana suksesi untuk menjadi lembaga keuangan teregulasi, sehingga dia merasa peran CEO akan lebih cocok dipegang oleh orang yang berpengalaman soal regulasi. 

"Kami akan berporos menjadi lembaga keuangan yang diatur sepenuhnya ke depan. Selama poros itu, saya akan sangat terbuka untuk menemukan CEO pengganti dengan pengalaman regulasi yang lebih banyak," ujar Changpeng Zhao, seperti dikutip CNBC, Rabu (28/7/2021).

Binance merupakan perusahaan pertukaran mata uang digital terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan. Namun, belakangan ini telah berada di bawah pengawasan ketat peraturan otpritas perbankan, di seluruh dunia. 

Di Inggris, Financial Conduct Authority (FCA) melarang unit Binance di negara itu untuk melakukan aktivitas, jika tidak memiliki lisensi yang diberikanj FCA. Binance adalah salah satu dari banyak perusahaan crypto yang menarik aplikasi mereka dari FCA karena gagal memenuhi persyaratan anti pencucian uang. 

Aturan yang sama juga diberlakukan regulator di Jepang, Kanada, dan Italia, yang telah menyatakan Binance tidak diizinkan untuk beroperasi di negara-negara tersebut.

Pada Mei 2021, Bloomberg melaporkan bahwa Binance menghadapi penyelidikan federal oleh Departemen Kehakiman dan Layanan Pendapatan Internal AS.

Binance menyatakan tidak dapat berkomentar secara khusus tentang diskusi yang sedang berlangsung dengan regulator, baik di AS atau di tempat lain.

Pada Senin, Binance menyatakan siap mengikuti regulasi dan terbuka dengan opsi untuk menjadi lembaga keuangan yang teregulasi di negara tempat mereka beroperasi. 

Hal inilah yang mendorong Changpeng Zhao mengumumkan rencana pengunduran dirinya dari kursi CEO Binance. “Saya akan merasa terhormat untuk terus menjalankan Binance sebagai lembaga keuangan yang teregulasi sampai kami menemukan seseorang yang mungkin melakukan pekerjaan yang lebih baik,” ujarnya.

Editor : Jeanny Aipassa